Indonesia Dapat Lima Tempat di Final Super Series

Kompas.com - 02/12/2008, 17:29 WIB

JAKARTA, SELASA - Indonesia mendapat lima tempat di Final Super Series yang diselenggarakan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), yakni dua tunggal putra, serta masing-masing satu ganda putra, ganda putri dan campuran. Hanya nomor tunggal putri yang tidak menyertakan wakilnya.

Menurut laporan BWF, Selasa (2/12), pebulutangkis Indonesia yang akan berkompetisi dalam turnamen tutup tahun itu adalah Sony Dwi Kuncoro, Taufik Hidayat, Markis Kido/Hendra Setiawan, Vita Marissa/Liliyana Natsir dan Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Dalam Final Super Series yang akan digelar di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada 18-21 Desember, China mempunyai paling banyak wakil. Negeri tirai bambu itu memastikan sembilan tempat.

Hanya pada ganda putra China diwakili satu pasangan. Sedangkan pada empat nomor lainnya, mereka menempatkan masing-masing dua wakil.

Dalam turnamen yang menggunakan sistem round robin dengan dua grup yang masing-masing terdiri empat pemain/pasangan itu, setiap negara peserta hanya boleh diwakili maksimal dua pemain/pasangan pada setiap nomor yang dipertandingkan. Dua pemain terbaik pada setiap grup maju ke semifinal.    

Kendati tidak mengikuti beberapa turnamen Super Series, juara Olimpiade dan juara dunia saat ini, Lin Dan, lolos ke turnamen Final tersebut. Padahal, dia hanya mengikuti lima dari 12 Super Series tahun ini--sedangkan setiap pemain wajib ikut minimal delapan pertandingan Super Series.

Pada tunggal putra, Chen Jin yang menempati peringkat dua ranking Super Series, dan Lin Dan, akan memikul harapan China. Mereka bakal menghadapi antara lain Peter Gade dari Denmark dan peringkat satu dunia dari Malaysia, Lee Chong Wei.

Selain itu, Taufik juga tak bisa dianggap enteng. Peringkat tujuh dunia tersebut dinilai mampu mengalahkan pemain top manapun, ketika dia berada dalam performa terbaiknya.

Sementara itu ganda campuran peringkat satu dunia, Nova/Lilyana, diperkirakan akan menghadapi tantangan berat dari juara Olimpiade asal Korea, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, dan dua pasangan China, He Hanbin/Yu Yang serta Xie Zhongbo/Zhang Yawen.

Denmark menjadi negara yang mempunyai wakil terbanyak kedua dengan tujuh tempat di Final. Selain Peter dan Joachim Persson pada tunggal putra, Denmark juga diwakili oleh Tine Rasmussen (tunggal putri), Lars Paaske/Jonas Rasmussen dan Mathias Boe/Carsten Mogensen (ganda putra), Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristensen (ganda putri) dan Thomas Laybourn/Kamilla (ganda campuran).

Federasi nasional diberi waktu hingga Jumat (5/12) untuk memastikan kehadiran para pemain. Realokasi pemain, jika diperlukan, akan dilaksanakan pada Sabtu (6/12) dan para pemain yang dipastikan hadir akan dipublikasikan pada Senin (8/12).

- Pemain yang sudah lolos ke Final Super Series:

Tunggal putra: Lee Chong Wei (Malaysia), Chen Jin (China), Sony Dwi Kuncoro (Indonesia), Joachim Persson (Denmark), Peter Gade (Denmark), Lin Dan (China), Taufik Hidayat (Indonesia), Chan Yan Kit (Hong Kong)

Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan (Indonesia), Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Tazari (Malaysia), Lars Paaske/Jonas Rasmussen (Denmark), Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korea), Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Candra Wijaya/Tony Gunawan (Indonesia/AS), Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia), Fu Haifeng/Cai Yun (China).

Tunggal putri: Zhou Mi (Hongkong), Tine Rasmussen (Denmark), Wang Chen (Hongkong), Zhu Lin (China), Lu Lan (China), Pi Hongyan (Prancis), Xu Huaiwen (Jerman), Hwang Hye Youn (Korea).

Ganda putri: Wong Pei Tty/Chin Eei Hui (Malaysia), Du Jing/Yu Yang (China), Lilyana Natsir/Vita Marissa (Indonesia), Zhao Yunlei/Cheng Shu (China), Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Ha Jung Eun/Kim Kin Jung (Korea), Maeda Miyuki/Suetsuna Satoko (Jepang), Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung (Korea).

Ganda campuran: Nova Widianto/Lilyana Natsir (Indonesia), He Hanbin/Yu Yang (China), Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korea), Anthony Clark/Donna Kellogg (Inggris), Xie Zhongbo/Zhang Yawen (China), Robert Blair/Imogen Bankier (Inggris/Skotlandia), Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau