Thailand Targetkan Juara Piala AFF

Kompas.com - 02/12/2008, 21:21 WIB

BANGKOK, SELASA - Thailand akan menjadikan ajang Piala AFF 2008 sebagai pembuktian bahwa mereka adalah penguasa sepak bola Asia Tenggara. Karena itu, timnas "Gajah Putih" menargetkan gelar juara di turnamen yang berlangsung pada 5-28 Desember tersebut.

Sebagaimana Indonesia, Thailand juga menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut. Indonesia menjadi kandang Grup A, sementara Thailand untuk Grup B. Karena itu, Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Datuk Worawi Makudi menegaskan, tidak ada kata lain bagi timnya kecuali juara.

"Timnas Thailand hanya berpikir untuk merebut gelar juara," kata Worawi dalam situs Asean Football, Selasa (2/12). "Jika kami tak merebutnya, itu adalah kesalahan karena ini adalah turnamen ASEAN dan kami adalah rajanya di kawasan ini."

Timnas Thailand saat ini ditangani pelatih asal Inggris, Peter Reid, yang membawa kemenangan di turnamen T&T setelah menyingkirkan Vietnam. "Kemenangan itu adalah awal yang bagus untuk tim yang ditangani Reid," tegasnya.

Di Grup B, peringkat 116 dunia ini akan menggelar pertandingan pertamanya melawan Vietnam di Stadion Sarakul, Phuket, pada 6 Desember. Tim lain yang akan bergabung di grup ini adalah Laos dan Malaysia. Thailand sendiri mencatat tiga kali juara AFF yakni tahun 1996, 2000 dan 2002. Tahun lalu mereka kalah di final dari tangan Singapura.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau