Bantuan PHK untuk Ratusan Pekerja

Kompas.com - 03/12/2008, 14:32 WIB

SOLO, RABU - PT Jamsostek Kantor Cabang Surakarta sejak awal tahun 2008 hingga akhir November lalu telah memberi bantuan PHK kepada 921 pekerja. Bantuan ini terakhir diberikan bulan Oktober kepada 672 orang.

Menurut Pejabat Pengganti Sementara PT Jamsostek Kantor Cabang Surakarta, Panidjo Harsanto, dari kuota dana Rp 75 juta, pihaknya telah menghabiskan Rp 322 juta untuk bantuan PHK.

"Bulan Desember ini, sebenarnya ada 350 pekerja lagi yang masuk daftar mendapat bantuan PHK. Tahun ini peningkatan yang kena PHK benar-benar drastis," kata Panidjo, Rabu (3/12).

Ditambahkannya, para pekerja yang terkena PHK berasal dari beberapa perusahaan yang seluruhnya bergerak di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). PT Jamsostek Kantor Cabang Surakarta membawahi wilayah Kota Solo, Kabupaten Karanganyar, Sragen, Wonogiri, dan Sukoharjo.

Sementara itu, menyusul PHK terhadap 157 buruh pada akhir Oktober lalu, PT Tyfountex, Sukoharjo dikabarkan akan kembali mem-PHK 1.000 buruh.

Pada bulan November lalu, PT Tyfountex yang mengekspor produk tekstilnya ke Amerika Serikat, Eropa, dan Australia juga mem-PHK 24 pekerjanya.

"Dari pembicaraan dengan direksi mengungkapkan, sebenarnya ada 3.000-an pekerja yang akan terkena PHK karena adanya krisis ini, yakni 2.000-an tenaga kontrak dan 1.000 karyawan tetap," ungkap Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Tyfountex Joko Supriyanto.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau