MADRID, KAMIS - Striker Barcelona, Thierry Henry mengakui, ia harus lebih banyak menguras tenaga di Barcelona. Karena itulah, ia tak bisa mencetak banyak gol seperti di Arsenal.
Seperti musim lalu, musim ini Henry belum banyak mencetak gol. Padahal, ketika masih di London, ia pernah menjadi top skor Liga Inggris. Menurutnya, peran sebagai pemain sayap membuatnya tak bisa mencetak gol lebih banyak seperti ketika ia menjadi ujung tombak bersama The Gunners.
"Aku paham mengapa orang-orang ingin melihatku mencetak gol (seperti di) Arsenal, tapi di sini tidak sama," katanya dalam sebuah jumpa pers di Barcelona. "Ketika aku di Arsenal, aku tidak banyak berlari seperti sekarang."
"Kadang-kadang kamu harus bekerja untuk tim dan bukan untuk diri sendiri. Di Arsenal aku berada di tengah untuk menunggu bola dari sayap dan terus menjaga kebugaranku," tambahnya. "Di sini sebaliknya. Di sayap, kamu harus berusaha bertahan dan mungkin ini berarti aku menjadi kurang tajam di kotak penalti."
Sejak bermain di era kepelatihan Frank Rijkaard, posisi Henry memang selalu di kiri. Ketika Pep Guardiola menggantikan Rijkaard, pola 4-3-3 masih menempatkan Henry di kiri, bersama Lionel Messi di kanan dan Samuel Eto'o di tengah.
Dengan posisi ini, tidak heran jika produktivitas Henry kalah jauh dibandingkan Eto'o. Henry kini baru mencetak empat gol, sementara Messi sudah sembilan dan Eto'o terbanyak, 14 gol.
Meski kurang cocok dengan posisi tersebut, Henry menegaskan bahwa ia sangat bahagia di Barca. Ia merasakan kebersatuan tim musim ini jauh lebih baik dibanding musim lalu. Itu tampak dari hasil pertandingan hingga jornada ke-13 di mana Barca memimpin klasemen sementara dengan 40 gol. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang