Di Saat Krisis Penjualan Toyota Cetak Prestasi

Kompas.com - 04/12/2008, 19:06 WIB

JAKARTA, KAMIS — Pelaku bisnis otomotif di Indonesia memperkirakan pasar mobil di Tanah Air November ini mengalami penurunan. Itu sehubungan dengan krisis ekonomi global yang belum juga menunjukkan titik cerahnya.

Namun di luar dugaan, PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Toyota justru mengukir prestasi signifikan. Penjualan Toyota untuk November ini total mencapai 20.839 unit atau meningkat 29,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Angka itu merupakan rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah Toyota di Indonesia.

Adapun total penjualan semua produk Toyota mulai Januari sampai November 2008 mencapai 194.232 unit, meningkat 42,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kami sangat berterima kasih kepada para konsumen yang tetap setia kepada Toyota. Hasil bulan November ini sungguh luar biasa. Di tengah bayang-bayang krisis global dan tren pasar otomotif yang menurun, justru penjualan Toyota meningkat tajam. Kami harus bersiap untuk menghadapi pasar otomotif nasional ke depan sehingga Toyota tetap menjadi pemimpin pasar otomotif Indonesia”. papar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor.

Dari semua produk Toyota, di kelas low MPV, Avanza mencatat kenaikan yang luar biasa. Penjualannya sebesar 9.574 unit merupakan angka terbesar sepanjang sejarah Avanza sejak dikeluarkan oleh PT Toyota Astra Motor. Jumlah tersebut meningkat 33,9 persen dibandingkan Oktober lalu. Dengan periode yang sama tahun sebelumnya, peningkatan Avanza sebesar 73,5 persen.

Kijang Innova juga mengikuti jejak Avanza. Penjualannya sebesar 4.133 unit mengalami kenaikan sampai 92,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, kendaraan anak muda yang groovy, Toyota Yaris, berhasil terjual sebanyak 1.410 unit. Meski tidak sebanyak Avanza, tetapi Yaris tetap mengalami peningkatan 26,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini membuktikan bahwa Toyota Yaris semakin diminati oleh para konsumennya.

Di kelas sedan, Vios dan Camry tetap menjadi market leader di kelasnya masing-masing. Penjualan Vios untuk November tercatat sebanyak 970 unit. Untuk periode Januari-Oktober 2008, Vios menjadi market leader di kelas mini sedan dengan menguasai 58,6 persen pangsa pasar. Sementara itu, Camry selama November ini telah terjual 208 unit dan tetap menjadi market leader di kelasnya dengan pangsa pasar sebesar 56,4 persen selama periode bulan Januari-Oktober 2008.

Toyota Corolla Altis, yang baru saja meraih Best Medium Sedan Indonesian Car of The Year 2008 dari Majalah MobilMotor, berhasil mencatatkan kenaikan penjualan dengan angka penjualan sebesar 141 unit atau meningkat 53,3 persen dibandingkan bulan yang sama periode tahun sebelumnya.

Di kelas 4 x 2 SUV, Toyota Fortuner berhasil mencatatkan penjualan sebesar 839 unit atau meningkat 92,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya (Oktober 2008), sedangkan di kelas 4 x 4 SUV, Fortuner juga berhasil mencatatkan kenaikan penjualan dengan total penjualan sebesar 49 unit atau meningkat 40 persen dibandingkan bulan Oktober 2008.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau