Hakkinen: Hamilton Bakal Jadi Pembalap Terbesar

Kompas.com - 04/12/2008, 23:23 WIB

LONDON, KAMIS - Performa Lewis Hamilton di ajang Formula 1 pada dua musim terakhir ini sangat mengagumkan. Setelah gagal menjadi jawara pada debutnya di balapan jet darat itu, Hamilton akhirnya mampu menyabet gelar juara pada musim 2008.

Ini yang membuat banyak kalangan menilai Hamilton masih terus bersinar pada musim-musim mendatang. Salah satu orang yang punya anggapan demikian adalah mantan juara dunia tahun 1998 dan 1999, Mika Hakkinen.

Pria asal Finlandia itu mengaku, Hamilton punya potensi yang sangat besar untuk menorehkan banyak rekor. Masih berusia 23 tahun dan punya gaya membalap yang agresif, memberikan peluang besar bagi Hamilton untuk menjadi pembalap terbesar.

Berbicara kepada suratkabar Inggris, The Times, Hakkinen mengakui bahwa meskipun Hamilton akan membuat beberapa kesalahan, namun musim 2009 bisa menjadi miliknya lagi.

"Kalian memiliki pembalap yang hebat. Lewis sangat berbakat dan lebih dari itu, dia adalah pria yang hebat dengan kepribadian yang hebat pula," ungkap Hakkinen yang juga merupakan mantan pembalap McLaren-Mercedes itu.

"Dia akan menjadi model dan panutan yang hebat bagi anak-anak di seluruh dunia. Saya tak terlalu yakin kalian akan mendapatkan seorang yang lebih baik dari dia," tambah Hakkinen yang mengakui, Hamilton membalap sangat cepat sehingga kerab melakukan kesalahan.

"Tapi gaya membalap seperti itu membuat segala sesuatu menjadi mungkin. Percayalah kepadaku, dia adalah pembalap yang hebat. Usianya masih muda dan dia bergabung dengan tim yang hebat pula, sehingga saya pikir dia bakal jadi pembalap terbesar," jelasnya.

Hakkinen menjadi tamu kehormatan pada acara peluncuran Laureus MotorV6, Rabu (3/12) waktu setempat, di Milton Keynes. Motor sport itu didukung oleh Laureus Sport untuk Good Foundation. (CRS/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau