PAMEKASAN, JUMAT — Sebagian warga di Pamekasan, Jawa Timur, beralih menanam singkong sebagai upaya antisipasi terjadinya kerawanan pangan menyusul sulitnya warga mendapatkan pupuk dari pihak pengecer dan distributor.
"Kalau tanaman singkong kan tidak terlalu butuh pupuk pabrik. Cukup pupuk kandang," kata Sahidi, warga Kadur Pamekasan, Jumat.
Ia menuturkan, sejak turun hujan dua bulan lalu dirinya sudah menanam jagung. Namun, karena kesulitan mendapatkan pupuk, apalagi ia tidak tergabung dalam kelompok tani, saat ini jagungnya menguning dan sebagian terpaksa menjadi makanan ternak sapi.
"Yang saya tanami pohon singkong ini sebelumnya lahan tanaman jagung. Sebab, saya khawatir tak bisa mendapatkan pupuk akhirnya kan gagal panen. Karena itu, sementara tanam singkong dulu. Kalau tidak punya persediaan makanan, lalu apa yang akan kami makan, saya bukan pegawai negeri," katanya.
Hal yang sama juga dilakukan keluarga Sapraji, warga Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur Pamekasan. Namun, Sapraji hanya menanam pohon singkong di sekitar pekarangan rumahnya.