17 Pekerja Spa "Plus-plus" Digerebek Polda

Kompas.com - 05/12/2008, 11:32 WIB

JAKARTA, JUMAT — Polda Metro Jaya kembali mengamankan 17 orang korban trafficking yang dipekerjakan sebagai karyawan spa plus-plus. Mereka terdiri atas lima warga negara asing (WNA) dan 12 warga negara Indonesia (WNI) di Malioboro Hotel dan Spa di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Dalam penggerebekan pada Kamis (4/12) malam itu polisi juga mengamankan seorang agen berinisial MDB dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Hingga saat ini Operasi Bunga 2008 yang dilakukan Polda Metro Jaya untuk memberangus praktik trafficking sudah mengamankan sebanyak 148 orang korban. Dengan rincian sebanyak 39 WNA dan 109 WNI.

"Warga negara asing masuk ke Indonesia dengan menggunakan visa turis," ujar Kombes Muhammad Iriawan, Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya, Jumat. Para WNA itu di antaranya berasal dari China, Vietnam, Thailand, dan Mongolia.  Sementara itu, jumlah tersangka yang ditahan sebanyak delapan orang yang semuanya adalah agen.

Iriawan mengatakan, para korban yang diamankan dari Hotel Malioboro dipekerjakan di spa. Namun, polisi mensinyalir mereka juga dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial terselubung.

Sebelumnya, Tim Gabungan Polda Metro Jaya, Senin (1/12) tengah malam, menangkap tiga tersangka perdagangan perempuan untuk dijadikan PSK atau pemijat. Dalam operasi tersebut polisi mengamankan 80 PSK yang berasal dari enam bangsa, termasuk Indonesia. Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iriawan, Selasa, menjelaskan, dari sejumlah hotel yang diperiksa, polisi menangkap tiga tersangka.

Mereka adalah tersangka Ferry dan I Ketut, Manajer Hotel Nikko. Dari hotel tersebut, kata Iriawan, polisi mengamankan 14 wanita Indonesia. Dari Hotel Fashion, kata Iriawan, petugas mengungkap tiga tersangka di balik praktik perdagangan wanita ini. Mereka adalah Palito, Roby, dan Ahong. Dari tempat itu polisi menangkap 20 wanita China, 2 wanita Vietnam, 1 wanita Thailand, dan 1 Mongglia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau