DENPASAR, JUMAT — Dua perampok yang mencoba menggasak uang milik nasabah bank dan sempat baku tembak dengan polisi hingga kini masih diburu polisi.
Petugas Satreskrim Poltabes Denpasar, Jumat, mengatakan, sepeda motor dan senjata api yang dipakai penjahat sudah dapat dikenali jenisnya. Penelusuran pelaku akan dimulai dari dua jenis barang yang sempat dipakai para penjahat saat melancarkan aksinya itu, kata polisi.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana membenarkan kalau pihaknya masih memburu dua perampok bersenjata api itu. "Ada beberapa petunjuk awal yang akan kami pakai untuk dapat meringkus mereka," ujarnya.
Petugas menyebutkan, aksi perampokan pada Kamis lalu itu bermula dari adanya seorang nasabah bernama Made Adi Krisna yang mengambil uang tunai sebesar Rp 75 juta pada Bank Lippo Denpasar. Memasuki Jalan Veteran, ban mobil yang dikendarai Made Adi Krisna tiba-tiba kempis.
Adi mengaku, mengetahui ban mobilnya kempis, ia mencoba mencari tukang tambal ban. Begitu Adi meninggalkan mobilnya, datang dua orang yang langsung mengambil tas berisi uang Rp 75 juta yang disimpan di jok depan mobil.
Melihat itu, Adi langsung menyerang si penjahat dengan pukulan tangan kosong sehingga sempat terjadi pertarungan dua lawan satu. Ketika pertarungan berlangsung, seorang anggota polisi bersepada motor memergoki kejadian tersebut.
Melihat polisi datang, penjahat langsung kabur dengan sepeda motornya, tetapi beruntung Adi berhasil menarik tas yang berisi uang dari tangan si penjahat. Penjahat yang terus kabur dengan melepaskan beberapa kali tembakan ke arah belakang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang