MAKASSAR, JUMAT - Manajer PSM Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, akan mengangkat Raja Isa Bin Raja sebagai pelatih sekaligus wakil manajer PSM. Keputusan ini dibuat untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada pelatih.
"Pak Ilham akan memberikan kewenangan yang lebih luas kepada Raja dengan mengangkatnya sebagai wakil manajer. Dengan demikian, tanggung jawab Raja akan semakin besar karena segala sesuatu akan banyak terpusat kepadanya," kata Humas PSM, Nurmal Idrus kepada Tribun, Kamis (4/12).
Sebelum resmi mengangkat Raja sebagai wakil manajer, Ilham terlebih dahulu akan mendengarkan apa yang diingini Raja terhadap PSM. Termasuk juga programnya ke depan dan visi misinya untuk menjadikan PSM lebih baik.
"Dalam waktu dekat, pak Ilham akan melakukan pertemuan berdua dengan Raja untuk membicarakan hal ini. Beliau akan mendengarkan langsung dari Raja tentang rencana-rencananya. Kalau memang cocok, Raja akan langsung diangkat sebagai wakil manajer," jelas Nurmal.
Usai pertandingan melawan Mitra Kukar, Rabu (3/12), Raja tidak kembali ke Makassar bersama rombongan tim karena langsung terbang ke Jakarta untuk mengikuti pertemuan pelatih klub se-Indonesia bersama PSSI. Raja dijadwalkan kembali ke Makassar Minggu (7/12).
Wacana untuk mengangkat Raja sebagai wakil manajer ini tak terlepas dari usaha manajemen untuk menjadikan PSM klub profesional. Klub-klub elite di Eropa kebanyakan menjadikan seorang pelatih sekaligus menjabat sebagi manajer.
Jika Raja resmi menjadi wakil manajer PSM, maka komposisi manajemen PSM akan kembali berubah. Hendra Sirajuddin yang awalnya menempati posisi wakil manajer akan tergeser posisinya menjadi asisten manajer PSM bidang usaha dan bisnis.
"Hendra diinstruksikan fokus membantu pencarian dana untuk PSM. Dengan demikian, diharapkan ada keseimbangan pekerjaan antara faktor teknis dan non teknis. Manajemen akan terus berusaha untuk membenahi tim ini," ujar Nurmal.
Akhir-akhir ini, posisi Raja Isa sebagai pelatih di PSM memang sempat goyang. Hal ini terkait dengan prestasi PSM anjlok dan menyusul kegagalan PSM diajang Copa Dji Sam Soe. Namun manajemen berkesimpulan tetap akan mempertahan Raja di PSM dengan syarat akan ada evaluasi terhadap kinerja pelatih asal Malaysia itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang