Baru tiga tahun jadi warga negara singapura

Qiu Li Belum Penuhi Syarat Bela The Lions

Kompas.com - 06/12/2008, 16:34 WIB

JAKARTA, SABTU - Badan Sepakbola Dunia, FIFA, menetapkan bahwa pemain Qiu Li belum memenuhi syarat untuk memperkuat tim nasional Singapura hingga 2010. Mantan pemain timnas China itu harus memenuhi syarat menetap selama lima tahun.

Menurut situs aseanfootball.org, Sabtu (6/12), aturan tersebut dikeluarkan Komisi Disiplin FIFA pada 2 Desember lalu. FIFA juga menetapkan bahwa Singapura dinyatakan kalah dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran ketiga Grup 4, ketika mereka diperkuat Li.

Pada 7 Juni, Singapura kalah 0-1 di kandang Uzbekistan dan 14 Juni, Singapura kalah 0-2 saat menjamu Arab Saudi. pada kedua laga itu, Singapura dinyatakan kalah 0-3.

Dengan demikian, "negeri Singa" itu akhirnya berada di urutan ketiga klasemen, di bawah Arab Saudi dan Uzbekistan. The Lions pun gagal melaju ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia.

Li menjadi warganegara Singapura sejak Mei 2008 dan sudah tinggal di negara pulau itu sejak Januari 2005. Artinya, dia baru tiga tahun menjadi warga negara Singapura.

Tangguh di Piala AFF

Meskipun tanpa Li, Singapura tetap menunjukkan ketangguhannya di ajang Piala AFF Suzuki 2008. Tergabung di Grup A, Singapura yang berstatus juara bertahan membangai Kamboja 5-0 pada laga perdananya, Jumat (5/12).

Hari Minggu (7/12) di Stadion Gelora Bung Karno, Singapura yang dibesut Rajodko Avramovich akan melakoni laga keduanya melawan Myanmar. Meskipun takkan semudah saat melawan Kamboja, tapi Singapura yang kini memimpin klasemen punya peluang lebih besar untuk menang.

Skuad Singapura memang didominasi oleh para pemain asing yang telah dinaturalisasi. Tercatat, ada tujuh orang yang sudah menjadi warga negara dan berhak membela timnas.

Mereka adalah Daniel Bennet, John Wilkinson (Inggris), Shi Jiay (China), Mustafic Fahrudin (Serbia), Precious Emuejeraye, Agu Casmir (Nigeria) dan Aleksaner Duric (Australia).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau