JAKARTA, SABTU - Badan Sepakbola Dunia, FIFA, menetapkan bahwa pemain Qiu Li belum memenuhi syarat untuk memperkuat tim nasional Singapura hingga 2010. Mantan pemain timnas China itu harus memenuhi syarat menetap selama lima tahun.
Menurut situs aseanfootball.org, Sabtu (6/12), aturan tersebut dikeluarkan Komisi Disiplin FIFA pada 2 Desember lalu. FIFA juga menetapkan bahwa Singapura dinyatakan kalah dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran ketiga Grup 4, ketika mereka diperkuat Li.
Pada 7 Juni, Singapura kalah 0-1 di kandang Uzbekistan dan 14 Juni, Singapura kalah 0-2 saat menjamu Arab Saudi. pada kedua laga itu, Singapura dinyatakan kalah 0-3.
Dengan demikian, "negeri Singa" itu akhirnya berada di urutan ketiga klasemen, di bawah Arab Saudi dan Uzbekistan. The Lions pun gagal melaju ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia.
Li menjadi warganegara Singapura sejak Mei 2008 dan sudah tinggal di negara pulau itu sejak Januari 2005. Artinya, dia baru tiga tahun menjadi warga negara Singapura.
Tangguh di Piala AFF
Meskipun tanpa Li, Singapura tetap menunjukkan ketangguhannya di ajang Piala AFF Suzuki 2008. Tergabung di Grup A, Singapura yang berstatus juara bertahan membangai Kamboja 5-0 pada laga perdananya, Jumat (5/12).
Hari Minggu (7/12) di Stadion Gelora Bung Karno, Singapura yang dibesut Rajodko Avramovich akan melakoni laga keduanya melawan Myanmar. Meskipun takkan semudah saat melawan Kamboja, tapi Singapura yang kini memimpin klasemen punya peluang lebih besar untuk menang.
Skuad Singapura memang didominasi oleh para pemain asing yang telah dinaturalisasi. Tercatat, ada tujuh orang yang sudah menjadi warga negara dan berhak membela timnas.
Mereka adalah Daniel Bennet, John Wilkinson (Inggris), Shi Jiay (China), Mustafic Fahrudin (Serbia), Precious Emuejeraye, Agu Casmir (Nigeria) dan Aleksaner Duric (Australia).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang