Stimulus Malaysia Dorong Perekonomian

Kompas.com - 06/12/2008, 17:07 WIB

KUALA LUMPUR, SABTU — Paket stimulus senilai hampir 2 miliar dollar AS yang dikeluarkan pemerintah Malaysia akan mulai mendorong perekonomian pada kuartal pertama tahun 2009. Pemerintah tidak mengharapkan negara tergelincir ke resesi, kata Menteri Keuangan Kedua Nor Mohamed Yakcop kepada pers Sabtu (6/12).
   
Meski terjadi penurunan di pertumbuhan global dan penurunan ekspor pada Oktober, pemerintah Malaysia masih memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,5 persen pada 2009, terang Nor. "Caranya adalah mengimplementasikan tindakan itu dengan sangat cepat sehingga dampaknya terjadi pada beberapa bulan ke depan," katanya.
   
"Di saat ini tidak ada kemungkinan, dari perhitungan kami bahwa kami akan memasuki resesi pada 2009," lanjutnya.
   
Proyeksi pemerintah lebih besar dari pada perbankan. UBS melihat tidak ada pertumbuhan di Malaysia pada 2009, sedang bank investasi RHB Malaysia memproyeksikan sebesar 1,5 persen.
   
Data perekonomian pekan ini menunjukkan nilai ekspor turun 2,6 persen untuk tahunan (yoy) pada Oktober ini, dibandingkan perkiraan pertumbuhan sebesar 6,3 persen dalam jajak pendapat Reuters.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau