KUALA LUMPUR, SABTU — Paket stimulus senilai hampir 2 miliar dollar AS yang dikeluarkan pemerintah Malaysia akan mulai mendorong perekonomian pada kuartal pertama tahun 2009. Pemerintah tidak mengharapkan negara tergelincir ke resesi, kata Menteri Keuangan Kedua Nor Mohamed Yakcop kepada pers Sabtu (6/12).
Meski terjadi penurunan di pertumbuhan global dan penurunan ekspor pada Oktober, pemerintah Malaysia masih memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,5 persen pada 2009, terang Nor. "Caranya adalah mengimplementasikan tindakan itu dengan sangat cepat sehingga dampaknya terjadi pada beberapa bulan ke depan," katanya.
"Di saat ini tidak ada kemungkinan, dari perhitungan kami bahwa kami akan memasuki resesi pada 2009," lanjutnya.
Proyeksi pemerintah lebih besar dari pada perbankan. UBS melihat tidak ada pertumbuhan di Malaysia pada 2009, sedang bank investasi RHB Malaysia memproyeksikan sebesar 1,5 persen.
Data perekonomian pekan ini menunjukkan nilai ekspor turun 2,6 persen untuk tahunan (yoy) pada Oktober ini, dibandingkan perkiraan pertumbuhan sebesar 6,3 persen dalam jajak pendapat Reuters.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang