Pria Mutilasi dan Rebus Potongan Daging Kekasih

Kompas.com - 08/12/2008, 15:05 WIB

TYLER, SENIN - Seorang pria yang dituduh membunuh dan memasak potongan tubuh kekasihnya awal tahun ini meninggal dunia tanpa diketahui penyebabnya setelah ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di sel penjaranya Minggu (8/12). Pemeriksaan otopsi diadakan terhadap jenazah Christopher McCuin (26) yang dinyatakan meninggal dunia setelah dipindahkan dari penjara Smith County ke East Texas Medical Center.

Deputi Kepala Penjara Smith County Gary Pinkerton tidak yakin kehidupan McCuin berakhir dengan cara mencurigakan mengingat pemuda itu dikurung sendiri dalam selnya.  Meredith juga tak mencurigai adanya aksi tertentu untuk mengakhiri kehidupan Meredith secara sengaja.

Kematian Smith sedang diselidiki oleh  Texas Rangers. McCuin dijatuhi hukuman mati Januari lalu atas kematian Jana Shearer (21). Polisi menemukan potongan telinga yang tengah direbus di dalam sebuah panci di lokasi pembunuhan.

Polisi juga menemukan potongan daging manusia di dalam wajan penggorengan yang tertancap sebuah garpu di meja makan. Tidak diketahui apakah McCuin sempat mengonsumsi potongan tubuh kekasihnya itu sebelum diringkus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau