MADIUN, SENIN - Penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun meningkat sekitar 20 persen selama liburan tiga hari ini. Meningkatnya jumlah penumpang ini membuat sejumlah penumpang kelas ekonomi tidak kebagian tempat duduk.
Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Eko Budiyanto, Senin (8/12), mengatakan jumlah penumpang di wilayah Daerah Operasi VII Madiun (Madiun, Ngawi, Jombang, Kediri, Nganjuk) meningkat dari biasanya 8.000 penumpang per hari menjadi 10.000 penumpang, selama tiga hari ini, sejak Sabtu (6/12) sampai Senin (8/12).
Liburan panjang dimanfaatkan orang untuk liburan ke Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung, kata Eko.
Meningkatnya jumlah penumpang ini membuat PT Kereta Api menambah sejumlah gerbong kereta api kelas ekonomi dan eksekutif. Salah satunya, Kereta Api Bima dari Surabaya ke Jakarta. Satu gerbong penumpang yang bisa memuat 54 or ang ditambahkan pada rangkaian kereta api.
Meski sudah ditambah, sejumlah penumpang masih ada yang tidak kebagian tempat duduk, terutama penumpang kereta api kelas ekonomi. Karena di bagian dalam gerbong kursi yang ada sudah terisi semua, sejumlah penumpang terpaksa berdiri, berdesak-desakan, di lorong di antara gerbong.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang