Harga Daging Sapi dan Kambing Melonjak

Kompas.com - 08/12/2008, 20:08 WIB

SEMARANG, SENIN - Memasuki Hari Raya Idul Adha, harga daging sapi dan kambing yang dijual di pasar tradisional melonjak akibat meningkatnya permintaan masyarakat. Pedagang memperkirakan kenaikan harga ini hanya berlangsung sehari.

Di Pasar Bulu, Kota Semarang, harga daging sapi mencapai Rp 65.000 per kilogram atau naik Rp 5.000 per kilogram dari harga sebelumnya. "Baru hari ini harganya naik," ucap Rohayah (48), pedagang daging sapi di Pasar Bulu, Senin (8/12).

Kenaikan ini, lanjut Rohayah, tak terlepas dari tingginya permintaan masyarakat pada Hari Raya Idul Adha. Biasanya daging sapi yang saya jual hanya laku 25-30 kilogram per hari, tetapi hari ini sudah laku 50 kilogram, katanya sumringah. Di Pa sar Johar, harga daging sapi juga naik dari Rp 55.000 per kilogram menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Harga daging kambing juga melonjak dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram di Pasar Johar dan Bulu. Menurut Sri Wahyuni (51), salah satu pedagang dagi ng kambing di Pasar Johar, penjualannya juga naik dari rata-rata 10-15 ekor kambing per hari menjadi 25 ekor. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kenaikan harga hanya sehari ini saja. Selasa ini paling sudah normal lagi, kata perempuan yang sudah 30 tahun berjualan di Pasar Johar ini.

Lastri (25), pembeli daging sapi di Pasar Johar, mengaku, membeli dua kilogram daging sapi hanya saat Hari Raya Idul Adha. Momennya kan setahun sekali, biasanya mana pernah beli sebanyak ini, ucap warga Kelurahan Kaligawe tersebut.

Selain daging sapi dan kambing, harga kebutuhan pokok lainnya di dua pasar tersebut juga naik. Harga telur ayam naik dari Rp 11.500 menjadi Rp 13.500 per kilogram, beras C4 Delanggu naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 5.300 per kilogram, gula pasir na ik dari Rp 5.800 menjadi Rp 6.000 per kilogram. Sudah seminggu ini harganya terus naik, ucap Palupi (25), pedagang kebutuhan pokok di Pasar Johar.

Adapun harga minyak goreng curah sawit justru turun dari 6.800 menjadi Rp 6.500 per kilogram dan harga daging ayam cenderung stabil yaitu berkisar antara Rp 18.000 Rp 20.000 per kilogram.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau