JAKARTA, SENIN - Akhirnya Mabes Polri menetapkan dua orang komisaris dan sekaligus pemegang saham kendali Bank Century, Rafat Ali Rizvi dan Hesham al Warrag sebagai tersangka. Keduanya sejak Bank Century diambil alih oleh pemerintah melalui Lebaga Penjamin Simpanan (LPS) akhir November lalu, belum pernah datang ke Indonesia.
Rafat Ali Rizvi, pengusaha keturunan Pakistan dan berkebangsaan Inggris, ini kabarnya masih sibuk mengurusi bisnisnya di Singapura. Sementara Hesham al Warraq dari Arab Saudi, kabarnya tengah berada ditanah nenek moyangnya. Kedua pengusaha dari luar ini bersama-sama Robert Tantular, yang saat ini ditahan di Bareskrim Mabes Polri, merintis mendirikan Bank Century. Ketiga orang inilah yang memegang saham kendali Bank Century.
Dari tiga orang pemegang saham kendali Bank Century itu, yang langsung ditangkap, ditahan, ditetapkan sebagai tersangka adalah Robert Tantular. Sementara yang dua belum tersentuh karena berada di luar negeri. Baru Senin (8/12) Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duaji menyatakan keduanya, meskipun belum pernah diperiksa sama sakali, telah ditetapkan sebagai tersangka.
Ketika ditanya tentang keberadaan dua komisaris Bank Century yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini, Susno Duaji mengaku belum tahu. "Kami belum tahu dimana keberadaan mereka. Kami akan mengejar mereka, kemungkinan ke negara asalnya, yakni Inggris dan Arab," ungkap Susno seusai Sholat Idul Adha, Senin (8/12).
Dalam kasus Bank Century ini, Bareskrim Mabes Polri sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka, yakni Komisaris Robert Tantular, mantan Direktur Treasury Bank Century Laurence Kusuma, dan Direktur Utama Bank Century Hermanus Hasan Muslim. Dengan tambahan dua orang komisaris ini, jumlah tersangka kasus Bank Century menjadi lima orang. Tiga orang telah ditahan di Bareskrim Mabes Polri, sementara dua tersangka lagi belum jelas keberadaannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang