Taliban Hancurkan Logistik NATO

Kompas.com - 09/12/2008, 04:55 WIB
 
PESHAWAR, SENIN - Selama dua hari kelompok bersenjata Taliban menghancurkan stok logistik NATO, yakni sekitar 50 peti kemas yang berisi 160 kendaraan militer, termasuk jip jenis Hummer atau Humvee.

Serangan terjadi Minggu dan Senin (8/12) pagi. Dalam serangan pertama, kelompok Taliban menembakkan roket ke arah dua truk yang membawa logistik NATO saat melalui jalan raya Peshawar, Minggu malam. Pada saat serangan kedua, 100 kendaraan militer yang sedianya dipakai NATO di operasi Afganistan habis terbakar.

Salah satu penjaga gudang penyimpanan logistik NATO mengaku, kelompok bersenjata merusak gerbang dengan tembakan roket. Dua penjaga tewas ditembak dan 106 kendaraan, termasuk 70 Humvee, dibakar. Harga satu unit Humvee diperkirakan mencapai 100.000 dollar AS (sekitar Rp 1,2 miliar). Serangan terhadap logistik NATO itu bukan pertama kalinya terjadi. Pekan lalu Taliban menghancurkan 22 truk pembawa stok bahan makanan.

Sebagian besar logistik bagi pasukan keamanan asing yang bertugas di Afganistan harus melalui Pakistan. Artinya, truk pembawa logistik itu juga harus lewat Khyber Pass. Oleh karena itu, rute ini sangat penting bagi NATO dan AS. Serangan yang terjadi selama dua hari berturut-turut itu makin menunjukkan rentannya rute tersebut terhadap serangan Taliban.

Perjalanan logistik pasukan keamanan asing ke Afganistan amat panjang. Setelah bongkar muatan dari kapal-kapal di pelabuhan Karachi, logistik dibawa melalui rute Khyber Pass dan berakhir di Kabul dan markas besar udara AS di Bagram, Afganistan. Ada pula rute yang melewati Quetta ke Kandahar, Afganistan. Namun, rute ini jarang dilewati. NATO berusaha mencari rute alternatif melalui Asia Tengah yang diperkirakan jauh lebih mahal.

Makin sengit

Mullah Omar, pemimpin Taliban, menegaskan, kelompoknya akan semakin sengit melawan pasukan asing tahun depan. Artinya, akan ada ratusan konflik senjata. ”Jumlah korban yang terluka dan tewas akan meroket,” ujarnya. (REUTERS/AFP/AP/LUK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau