Fadel Muhammad Belum Pernah Didekati Megawati

Kompas.com - 10/12/2008, 17:57 WIB

JAKARTA, RABU — Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad mengaku telah menerima undangan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Megawati Soekanoputri untuk menghadiri sebuah pertemuan di sebuah hotel berbintang di kawasan Senayan, Jakarta. Pertemuan direncanakan akan berlangsung, Jumat (12/12) siang pukul 14.00.

Namun, ia mengakui, selama ini belum pernah didekati secara khusus oleh Megawati untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres).   

"Ya, saya diundang. Insya Allah, saya akan datang karena memang kebetulan saya ada di Jakarta," tandas Fadel saat dikonfirmasi pers seusai menghadiri acara pemberian penghargaan investasi kepada pemerintah daerah dan perusahaan swasta di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (10/12).

Ditanya apakah pertemuan itu bagian dari upaya pendekatan Megawati kepada dirinya sebagai cawapres, Fadel menjawab, "Itu, kalian yang bilang. Bukan saya. Jangan bilang seperti itu, nanti ada tokoh Golkar yang marah sama saya."

Fadel mengaku saat ini dirinya masih ingin menjadi orang yang bebas lebih dulu dari pencalonan wakil presiden (cawapres) siapapun. "Selama ini, belum pernah ada pendekatan (cawapres) dari Bu Mega. Saya jadi orang bebas dulu-lah," akunya.

Cawapres Megawati

Secara terpisah, saat dihubungi Kompas, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Pramono Anung mengakui, Fadel Muhammad dan sebanyak 22 tokoh lainnya akan diundang dalam acara yang digelar Megawati.

Acara itu sebenarnya hanya peluncuran buku Megawati yang berjudul Mereka Bicara tentang Megawati. "Kami akan mengundang 23 tokoh, termasuk Pak Fadel dan Sultan Hamengkubuwono X yang berbicara di buku tersebut tentang Megawati Soekarnoputri," ujar Pramono.

Tentang kemungkinannya acara itu digunakan sebagai upaya pendekatan kepada cawapres yang diinginkan Megawati, Pramono menjawab tidak. "Bu Mega akan mengumumkan cawapresnya pada waktu yang tepat. Saya kira bukan tahun ini. Tunggu saja," lanjut Pramono.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau