Prandelli: Lupakan Liga Champions, Hadapi Piala UEFA

Kompas.com - 11/12/2008, 06:26 WIB

BUCHAREST, KAMIS — Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli kini bisa bernapas lega. Meski gagal menembus 16 besar Liga Champions, timnya kini masih memiliki kesempatan merebut gelar Piala UEFA. Itulah yang memotivasi timnya untuk merebut tempat ketiga Grup F Liga Champions.

"Kami benar-benar menginginkan kualifikasi ini, dan terutama pada babak kedua pemain tampil hebat," katanya seusai kemenangan 1-0 atas tuan rumah Steaua Bucharest.

Dengan meraih urutan ketiga di bawah Bayern Muenchen dan Olympique Lyon, "La Viola" berhak lolos secara otomatis ke babak 32 besar Piala UEFA. Tujuh tim lain di urutan yang sama pada grup lain juga berhak bergabung bersama 24 tiket yang masih diperjuangkan tim-tim di Piala UEFA.

"Kami tidak pernah terpuruk. Kami hanya menghadapi situasi di mana, meskipun kami bermain baik, tetapi kami tidak memperoleh hasil baik. Kami kini punya kesempatan lebih," kata Prandelli. "Saya masih yakin tim ini dapat berkembang dan menunjukkan kesatuan hebat dibandingkan dengan pekan-pekan terakhir."

Satu hal yang membanggakan tifosi Fiorentina, meski timnya tersingkir, striker Alberto Gilardino mampu menunjukkan kehebatannya. Ia mencetak gol tunggal ke gawang Steaua dan itu menjadi gol kelimanya di Liga Champions sejak "La Viola" tampil sebelum penyisihan grup. Bagi Prandelli, kedatangan Gila dari AC Milan menjadi angin segar mengingat Adrian Mutu masih belum tampil maksimal musim ini.

Musim lalu, Fiorentina tampil gemilang di Piala UEFA dan berhasil menembus hingga semifinal. Bersama Bayern Muenchen, mereka menjadi favorit juara dan diprediksi dapat melangkah mulus ke final. Sayangnya, kedua tim itu justru keok di semifinal. Fiorentina kalah dari Rangers, sedangkan Muenchen menyerah di tangan Zenit St Petersburg yang akhirnya menjadi juara. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau