BUCHAREST, KAMIS — Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli kini bisa bernapas lega. Meski gagal menembus 16 besar Liga Champions, timnya kini masih memiliki kesempatan merebut gelar Piala UEFA. Itulah yang memotivasi timnya untuk merebut tempat ketiga Grup F Liga Champions.
"Kami benar-benar menginginkan kualifikasi ini, dan terutama pada babak kedua pemain tampil hebat," katanya seusai kemenangan 1-0 atas tuan rumah Steaua Bucharest.
Dengan meraih urutan ketiga di bawah Bayern Muenchen dan Olympique Lyon, "La Viola" berhak lolos secara otomatis ke babak 32 besar Piala UEFA. Tujuh tim lain di urutan yang sama pada grup lain juga berhak bergabung bersama 24 tiket yang masih diperjuangkan tim-tim di Piala UEFA.
"Kami tidak pernah terpuruk. Kami hanya menghadapi situasi di mana, meskipun kami bermain baik, tetapi kami tidak memperoleh hasil baik. Kami kini punya kesempatan lebih," kata Prandelli. "Saya masih yakin tim ini dapat berkembang dan menunjukkan kesatuan hebat dibandingkan dengan pekan-pekan terakhir."
Satu hal yang membanggakan tifosi Fiorentina, meski timnya tersingkir, striker Alberto Gilardino mampu menunjukkan kehebatannya. Ia mencetak gol tunggal ke gawang Steaua dan itu menjadi gol kelimanya di Liga Champions sejak "La Viola" tampil sebelum penyisihan grup. Bagi Prandelli, kedatangan Gila dari AC Milan menjadi angin segar mengingat Adrian Mutu masih belum tampil maksimal musim ini.
Musim lalu, Fiorentina tampil gemilang di Piala UEFA dan berhasil menembus hingga semifinal. Bersama Bayern Muenchen, mereka menjadi favorit juara dan diprediksi dapat melangkah mulus ke final. Sayangnya, kedua tim itu justru keok di semifinal. Fiorentina kalah dari Rangers, sedangkan Muenchen menyerah di tangan Zenit St Petersburg yang akhirnya menjadi juara. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang