JAKARTA, JUMAT — PT Trada Maritime atau TRAM akan melakukan revisi target kinerja 2008 dan target investasi 2009 karena pengaruh krisis ekonomi global terhadap industri pelayaran nasional.
Sekretaris Perusahaan TRAM Danny de Mita, dalam keterbukaan informasinya, mengatakan, krisis ekonomi global pada kuartal keempat tahun ini telah memengaruhi industri pelayaran nasional, termasuk perseroan juga kena dampaknya.
Menurut Danny, kondisi tersebut memaksa perseroan untuk merevisi pendapatan pada 2008 dan juga target investasi 2009. "Saat ini kami sedang dalam proses revisi keuangan," katanya dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
Untuk revisi investasi 2009, ini terkait krisis ekonomi global yang akan memengaruhi penurunan harga kapal sebesar 60 persen sampai 70 persen lebih rendah ketimbang rata-rata harga pembelian kapal sebelum krisis. Sebelumnya perseroan mengalokasikan dana senilai 160 juta dollar AS untuk membeli tiga kapal jenis dry bulk tanker.
Namun, seiring dengan krisis global, lanjutnya, alokasi budget sebelumnya harus direvisi dan rencana investasi akan dihitung kembali. "Penghitungan kembali target investasi ini juga didasarkan pada rendahnya permintaan angkutan kapal, baik untuk dalam negeri maupun global," jelasnya.
Kondisi krisis saat ini telah membuat manajemen perseroan mengambil tindakan secara matang dan hati-hati guna melindungi kepentingan pemegang saham dan stakeholders. "Saat ini kami sedang mempersiapkan langkah-langkah lebih lanjut sehubungan dengan hal tersebut," tambahnya dalam laporan ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang