Laporan wartawan Kompas Ingki Rinaldi
JOMBANG, MINGGU — Dua orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang tewas setelah berpesta minuman keras oplosan berupa kopi yang dicampur dengan spirtus. Keduanya adalah Sumari (27) yang tewas pada Minggu (14/12), dan dan Ali Imron yang tewas sehari sebelumnya.
Hingga Minggu (14/12) malam, tiga orang narapidana lainnya yang ikut dalam pesta miras oplosan itu, yakni Sobirin (25), Ariwidianto (25), dan Ady Setyo Utomo (23), masih dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat RSD Jombang.
Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan RSD Jombang, dr Muhaeni Soewito, saat dihubungi Minggu (14/12) malam, menyebutkan, Ady masih terus dirawat di ICU sentral RSD Jombang.
Kepala Polres Jombang Ajun Komisaris Besar Muhammat Khosim mengatakan, polisi masih mengumpulkan bahan dan keterangan dari sejumlah saksi yang adalah petugas-petugas di Lapas Jombang dalam rangka penyelidikan.
Keterangan dari korban yang dirawat (di RSD Jombang) adalah minum spiritus yang dicampur kopi. Keterangan dari korban yang masih hidup mengatakan bahwa yang dapat (spiritus) adalah Ali Imron.
Khosim menambahkan, belum diketahui dari mana almarhum Ali Imron mendapatkan spirtus itu. Namun, pesta miras oplosan itu dilakukan kelima narapidana tersebut pada Jumat (12/12) siang. Pihak Lapas Jombang tidak dapat dimintai konfirmasinya berkaitan dengan peristiwa tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang