Manfaat Ajari Anak Makan Sehat

Kompas.com - 15/12/2008, 12:20 WIB

Apa yang biasa dimakan anak hari ini, akan menentukan kesehatannya kelak. Karena itu, biasakanlah memberi anak makanan yang bergizi. Kalau dia terbiasa jajan sembarangan atau susah makan sayur, mulai sekarang ajari mereka makan makanan sehat. Ini dia manfaatnya.

1. Memiliki Pengetahuan Gizi yang Baik
Menanamkan kebiasaan makan sehat, mengenalkan makanan sehat, juga mengajari anak membuat makanan sehat, secara tak langsung membuat wawasan anak semakin kaya. Dia tahu, mana makanan sehat yang harus dipilih dan mana makanan tak sehat yang harus diabaikannya.

2. Punya Kebiasaan Makan yang Baik dan Sehat
Bisa karena biasa. Pepatah itu mungkin tepat untuk menggambarkan pengajaran makanan sehat. Secara psikologis, perilaku makan timbul karena anak meniru pola makan anggota keluarga lainnya. Contoh, anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga penggemar makanan manis akan mengembangkan pola suka makanan manis juga. Demikian pula dengan kebiasaan makan yang baik dans ehat. Orangtua yang membiasakan cuci tangan, akan ditiru anak hingga dewasa kelak.

3. Terhindari dari Penyakit Akibat Jananan Tidak Sehat
Anak yang terbiasa jajan tidak sehat berisiko terkena penyakit pencernaan semacam tifus, disentri, diare, dan lain-lain. Bahkan, dalam jangka panjang, kebiasaan makan makanan tidak sehat berpotensi menimbulkan gangguan/penyakit serius seperti kanker, obesitas, kolesterol, stroke, asam urat, alergi atau diabetes.

4. Memupuk Rasa Percaya Diri
Sebagai proses pembelajaran, makan memberi banyak manfaat pada anak, termasuk kepercayaan diri. Sedari kecil biasakan ia memegang sendok sendiri, menyendok makanan, dan duduk di kursi khususnya (setiap kali hendak disuapi). Memberi kesempatan pada si prasekolah untuk menentukan atau memilih sendiri makanan yang diinginkan juga akan memupuk rasa percaya diri anak. Bukankah lewat hal-hal seperti ini anak belajar menunjukkan ototritasnya yang menjadi bagian dari jati dirinya? Bahkan, di usia sekolah, dia juga belajar memasak sehingga kepercayaan dirinya semakin terpupuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau