JAKARTA, SENIN — Untuk mempermudah distribusi pengiriman minyak kelapa sawit (CPO) ke luar negeri dan meningkatkan harga jual petani kelapa sawit yang lebih kompetitif, Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla diminta untuk membangun empat pelabuhan khusus ekspor lagi di Indonesia. Empat pelabuhan khusus ekspor itu di antaranya Tanjung Siapi-api, Makassar (Sulawesi Selatan), Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan. Saat ini baru ada dua pelabuhan khusus untuk CPO yaitu Belabuhan dan Dumai.
Permintaan itu disampaikan Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apksindo) Sumail Abdullah saat memberikan keterangan pers, seusai diterima Wapres Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Senin (15/12) siang. Wapres Kalla didampingi Dirjen Perkebunan Achmad Mangga Barani.
"Kita minta Pak Wapres Kalla membangun empat pelabuhan lagi di empat daerah yang saat ini banyak menghasilkan CPO yaitu di Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Tanjung Siapi-api, dan Kalimantan Timur. Kalau ada tambahan pelabuhan khusus, maka jarak perkebunan ke pelabuhan lebih dekat lagi sehingga harga jual petani bisa lebih tinggi," ujar Sumail.
Sementara tanggapan Wapres Kalla, menurut Sumail, akan segera dibangun pelabuhan khusus tersebut supaya tidak ada yang hilang untuk menaikkan harga.
Dalam kesempatan itu, Sumail mengatakan, Apksindo meminta agar Wapres Kalla memberikan subsidi selisih bunga untuk melakukan revitalisasi perkebunan. Apksindo juga meminta perlakuan yang sama dalam hal pemberian subsidi pupuk karena selama ini petani kelapa sawit merasa dianaktirikan.
Dirjen Perkebunan Achmad Mangga Barani menjelaskan, untuk subsidi selisih bunga untuk menurunkan beban tingkat suku bunga, petani tebu memang tidak mendapatkan, kecuali petani untuk komoditas yang diatur pemerintah, seperti jagung dan tebu. "Demikian juga subsidi pupuk, hanya diberikan untuk petani komoditas, seperti beras dan jagung sehingga subsidinya diberikan," ujar Achmad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang