Mebel Kayu Kelapa Cukup Diminati

Kompas.com - 16/12/2008, 09:45 WIB

MEDAN, SELASA - Mebel dari bahan kayu kelapa tua (glugu) yang diproduksi UD. Mitra Sumber Maju di Silau Laut Kisaran, Kabupaten Asahan, berpeluang merebut pasar ekspor karena semakin banyak diminati konsumen.
      
"Dalam waktu dekat pengusaha mebel tersebut diundang mengikuti pameran di Jakarta, Batam, Pulau Penang, dan Malaysia untuk memamerkan hasil kerajinannya agar dikenal konsumen dalam dan luar negeri," kata Kasi Pemasaran Disperindag Pemkab Asahan, Darmansyah di Medan, Selasa.
      
Ketika ditemui di arena Medan Fair, Darmansyah didampingi Santi (23) anak pengusaha UD. Mitra Sumber Maju yang memproduksi mebel dari bahan baku kayu kelapa, mengatakan, produksi mebel ini banyak dipasarkan ke Batam, Sumatera Barat, dan Jakarta.
      
Mebel dari kayu kelapa yang memiliki warna dan bentuk cukup menarik karena seratnya yang halus telah dipasarkan ke berbagai daerah/kota seperti kursi tamu, meja makan, sofa, tempat tidur, meja hias, kosen pintu, dan jendela hingga tempat tidur.
      
Selama seminggu membuka pameran di Medan Fair, hasil kerajinan binaan Disperindag Asahan tersebut, menurut Santi telah laku beberapa set kursi tamu, sofa, dan meja makan yang harganya dari Rp 750 ribu hingga Rp 2,4 juta.
      
"Disperindag Asahan optimistis, mebel dari kayu kelapa selain bentuknya yang unik dan tahan lama, mampu bersaing di dalam dan luar negeri, terbukti pelaksana Penang Fair minta kerajinan tersebut dipamerkan di negara tersebut," katanya.
      
Untuk mengembangkan industri mebel pimpinan Sukardi yang mempekerjakan enam karyawan itu, Disperindag Asahan baru-baru ini  telah memberikan bantuan mesin pengering kayu kelapa.
      
Pemilik usaha mebel tersebut, mengakui selama ini untuk mengeringkan kayu kelapa secara alami dengan cara menjemur membutuhkan waktu enam bulan, sehingga produksi untuk memenuhi pesanan masih terbatas.
      
Mereka kini juga harus memenuhi pesanan dari salah satu hotel di Kota Kisaran, seluruh tempat tidur dan lantai kamar hotelnya akan dipasang kayu kelapa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau