JAKARTA, SELASA - Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta bakal menambah jumlah bengkel uji emisi. Bila sampai saat ini sudah ada sekitar 238 bengkel uji emisi yang tersebar di seluruh Jakarta, maka pada 2009 jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah menjadi 300 bengkel.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), Ridwan Panjaitan, di sela uji emisi di lapangan IRTI, samping Monas, Jakarta, Selasa (16/12).
"Langkah tersebut merupakan target dari Pemda DKI ke depan. Selain penambahan jumlah bengkel, kami juga akan menambah jumlah teknisi uji emisi, dari yang semula 568 orang, diharapkan pada 2009 sudah ada sekitar 600 teknisi," ujar Ridwan
Dalam rentang waktu dari awal 2009 sampai November, uji emisi sudah dilaksanakan di 72 lokasi di seluruh wilayah Jakarta yang meliputi, kawasan perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit, kawasan industri, uji petik di jalan raya, serta kawasan anggota gerakan AEB (Apresiasi Emisi Bersih).
Dengan jumlah kendaraan yang berpartisipasi dalam uji emisi tersebut sebanyak 17.593 kendaraan, dengan kendaraan yang lulus sebanyak 13.880 kendaraan atau 79 persen, dan 21 persen atau sebanyak 3.713 kendaraan tidak lulus uji emisi. "Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya (2007), yang hanya diikuti oleh 15.918 kendaraan, dengan prosentase 9.751 kendaraan atau 61 persen lulus, dan 6.167 kendaraan atau 39 persen tidak lulus," tutur Ridwan. (C11-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang