JAKARTA, RABU - Ketua Komisi VIII DPR RI Hasrul Azwar meminta pemerintah tidak menunda waktu untuk mencari pondokan haji bagi jamaah haji Indonesia untuk musim haji tahun depan. Pengalaman mendapatkan pondokan yang jauh saat ini, jangan sampai terulang lagi. "Setelah usai musim haji ini, pemerintah harus segera mencari pondokan. Apalagi, kita sudah mempunyai uangnya," ujar Hasrul di Jakarta, Selasa (15/12).
Pondokan haji yang jauh, bukan hanya memberikan efek negatif secara fisik terhadap jamaah haji, tetapi juga secara psikologi juga terganggu.
"Dulu, diantara para jamaah haji kalau bertemu, saling bertanya berapa kali berhasil mencium hajar aswad, tetapi sekarang pertanyaannya berapa kali bisa datang ke Masjidil Haram," ujar Hasrul dengan nada kecewa.
Menurut Hasrul, pada waktu shalat lima waktu juga, agak jarang dijumpai jamaah haji Indonesia yang bisa datang di Masjidil Haram. Kondisi yang sangat berbeda, dibandingkan masa penyelenggaraan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
Itu sebabnya, menurut Hasrul, mengingatkan dengan serius pada pemerintah agar mencarikan pemondokan di ring satu yang berjarak 0-1,5 km dari Masjidil Haram. Paling jauh 3 km.
"Memang ada perombakan masjidil Haram, namun itu seharusnya tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk tidak bisa mendapatkan pemondokan yang dekat," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang