Sebelum Ber-KB, Pertimbangkan Tujuan dan Kebiasaan

Kompas.com - 17/12/2008, 16:10 WIB

JAKARTA, RABU - Setelah tahu sisi negatif dan positifnya, kita belum bisa begitu saja memutuskan jenis kontrasepsi yang akan kita pakai. Pertimbangan lainnya adalah tujuan pemakaian kontrasepsi itu: apakah masih mau menambah anak, menjarangkan jarak kehamilan, atau sudah tidak ada rencana menambah anak.

"Kalau sudah memutuskan tidak menambah anak lagi, maka lebih baik menggunakan kontap (kontrasepsi mantap)," saran Boyke Dian Nugraha, Spesialis Obstetri dan Ginekolog Klinik Pasutri, Jakarta.

Tapi bagi pasutri yang masih ingin menambah anak, alternatifnya adalah suntik, susuk, pil, atau spiral. Sementara, bagi yang ingin menjaga jarak kehamilan, sebaiknya memilih kontrasepsi yang tidak membahayakan kandungan, seperti kondom.

Selain itu, dalam memilih alat kontrasepsi pertimbangkan pula kondisi kesehatan. Jika menderita hipertensi, penyakit jantung, atau diabetes, sebaiknya Anda tidak memilih kontrasepsi hormonal.

"Karena salah satu efek sampingnya adalah dapat meningkatkan tekanan darah," imbuh Boyke.

Sementara penderita hemophilia tidak diperbolehkan memakai kontrasepsi spiral. Soalnya, pada pemasangan spiral kadang terjadi luka dan pendarahan. Padahal, "Luka yang terjadi pada penderita hemophilia sulit membeku," ajar Boyke.

Pemakaian kontrasepsi hendaknya disesuaikan pula dengan kebiasaan si pemakai (akseptor). Jika akseptor pelupa, kontrasepsi dengan pil mungkin bukan pilihan tepat. Pasalnya, pil harus dikonsumsi setiap hari. Jika Anda pelupa, pemasangan spiral mungkin pilihan yang tepat. Sebab, pemasang spiral cukup dilakukan sekali untuk jangka waktu empat hingga lima tahun.

Sebaliknya, pemakaian spiral sebaiknya dihindari jika Anda atau pasangan memiliki kebiasaan selingkuh. "Kebiasaan suami berganti-ganti pasangan dapat mengakibatkan benang spiral menjadi tempat tinggal penyakit kelamin," tandas Boyke. (Tunggul J. Pamungkas)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau