TEGAL, RABU - Masyarakat Kota Tegal mengeluh kesulitan mendapatkan elpiji 12 kilogram. Mereka harus menunggu ber jam-jam atau memesan terlebih dahulu di pengecer. Akibatnya, harga elpiji melonjak hingga mencapai Rp 85.000 per tabung.
Rodiatun (31), warga Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Rabu (17/12) mengaku harus mencari ke lebih dari lima pengecer untuk mendapatkan elpiji 12 kilogram. Setelah berkeliling mulai sore hingga malam hari, ia mendapatkannya dari pengecer di Jalan Setiabudi Kota Tegal.
"Harganya sangat mahal, mencapai Rp 85.000 per tabung. Padahal biasanya, ia mendapatkan elpiji 12 kilogram Rp 76.000. Tapi mau bagaimana lagi, daripada tidak memasak, lebih baik membeli dengan harga mahal," ujarnya.
Riyo (38), warga Jalan Merpati Kota Tegal, mengaku sudah dua hari tidak mendapatkan elpiji 12 kilogram. Ia sudah mencari ke sejumlah pengecer, namun tidak mendapatkannya.
Akibatnya, ia terpaksa menggunakan elpiji isi 3 kilogram. Meskipun belum memiliki tabung, pengecer bersedia meminjamkannya terlebih dahulu, hingga pasokan elpiji 12 kilogram diperolehnya.
Tabung Kosong
Dari pantauan di sejumlah pengecer, sebagian besar terlihat tidak memiliki persediaan tabung gas isi elpiji 12 kilogram. Hampir semua tabung yang dipasang di depan toko merupakan tabung kosong.
Sapari (55), pedagang elpiji di Jalan KH Mukhlas Kota Tegal mengatakan, kesulitan elpiji 12 kilogram sudah terjadi sekitar dua pekan terakhir. Ia mengaku hanya mendapatkan pasokan lima tabung setiap dua hari sekali. Padahal sebelumnya, ia mendapatkan 10 t abung elpiji 12 kilogram setiap hari. "Ini tadi lima tabung langsung terjual. Pembeli sudah memesan terlebih dahulu," katanya.
Saat ini, ia menjual elpiji 12 kilogram Rp 78.000 per tabung. Menurut dia, harga tersebut naik sekitar Rp 3.000 per tabung, bila dibandingkan dua pekan lalu. Akibat terbatasnya elpiji 12 kilogram, penjualan elpiji 3 kilogram meningkat.
Dalam sehari, ia mampu menjual 100 tabung elpiji 3 kilogram kepada pengecer yang lebih kecil maupun ke konsumen. Padahal sebelumnya, elpiji tiga kilogram yang terjual hanya sekitar 50 hingga 60 tabung. Harga elpiji tiga kilogram Rp 13.500 per tabung.
Kartono (35), petugas yang melayani penjualan elpiji di SPBU Maya Kota Tegal mengatakan, kesulitan sudah terjadi lebih dari sepekan terakhir. Dari 100 tabung yang diperoleh setiap hari, rata-rata langsung terjual dalam waktu satu jam.
Biasanya, pasokan elpiji 12 kilogram diperoleh pada malam atau pagi hari. Bahkan sebelum pasokan datang, sebagian warga sudah rela menunggu. Beberapa diantaranya menyewa tukang becak untuk mengantrikan tabung mereka.
Akibat kondisi tersebut, penjualan elpiji tiga kilogram meningkat. Sebelumnya ia hanya menjual dua hingga tiga tabung per hari, saat ini mencapai 10 tabung per hari. " Kalau yang tiga kilogram tidak dipasok setiap hari. Setiap habis, baru minta pasokan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang