Galliani Menentang Berlusconi

Kompas.com - 18/12/2008, 01:24 WIB

MILAN, KAMIS — Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani adalah orang paling setia kepada pemilik dan presiden klub tersebut, Silvio Berlusconi. Namun, soal pernyataan Berlusconi bahwa Milan sulit menjuarai Scodetto musim ini, dia menentangnya. Menurutnya, Milan masih punya peluang dan akan mengejarnya.

Kekalahan Milan 2-4 dari Juventus memang menyakitkan klub itu. "I Rossoneri" kini berada di urutan keempat, di bawah Napoli. Mereka juga tertinggal 9 poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen sementara.

Rabu (17/12), Silivio Berlusconi menyatakan pesmistisnya untuk juara setelah Milan dikalahkan Juventus. "Tertinggal 9 poin sangat banyak. Sekarang, target kami tampil di Liga Champions, dan itu bisa kami capai," kata Berlusconi.

Galliani tak sependapat dengan Berlusconi yang juga Perdana Menteri Italia itu. Menurutnya, peluang Milan untuk juara Liga Serie A belum tertutup.

"Kami masih menargetkan Scudetto. Kami merasa punya skuad yang sangat mampu berkompetisi. Hanya, cedera enam sampai tujuh pemain memang merepotkan," kata Galliani.

"Kami hanya butuh penyembuhan beberapa pemain. Musim lalu, kami memenangkan dua trofi dan kami berharap memenangkan sesuatu tahun ini. Milan tetap akan berjuang mengejar gelar Liga Serie A dan Piala UEFA. Kita lihat saja nanti bagaimana kami mengejarnya," ujarnya. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau