ORAN, KAMIS — OPEC sepakat, Rabu (17/12), mengurangi kuota produksi hariannya menjadi 2,2 juta barrel atau pemotongan terbesar yang dilakukan oleh organisasi eksportir minyak ini. Produsen minyak lainnya, Rusia dan Azerbaijan, juga mengumumkan keputusan pemotongan kuota produksi hingga ratusan ribu barrel per hari.
"Saya harapkan pemotongan produksi OPEC menimbulkan kejutan di pasar," kata Presiden OPEC Chekib Khelil saat ditanya oleh wartawan di Algeria, apakah pemotongan produksi tersebut akan melambungkan harga minyak. "Apabila pemotongan produksi tak berdampak mendongkrak harga minyak, kami (OPEC) perlu meninjau pemotongan tersebut," katanya.
Namun, pasar tidak terkesan dengan pemotongan produksi terbaru dari OPEC. Setelah pemotongan kuota produksi itu diumumkan, harga minyak mentah merosot menjadi 40,20 dollar AS per barrel, nilai terendah sejak musim panas 2004. Ini jelas menjadi cermin tentang keprihatinan investor terhadap krisis ekonomi global yang dikhawatirkan tenggelam untuk waktu lama di dalam resesi sehingga menimbulkan guncangan terhadap permintaan minyak.
Kenyataan lebih buruk dihadapi OPEC setelah Moskwa menjauhkan dirinya dari hubungan kerja sama langsung dengan organisasi yang terdiri atas 13 negara itu. Sikap Rusia ini menghalangi harapan OPEC terhadap langkah pemotongan produksi terkoordinasi yang diharapkan dapat mendongkrak harga minyak mentah.
Deputi Perdana Menteri Rusia Igor Sechin dan Menteri Energi Azerbaijan Natik Aliev mengumumkan pemotongan produksi lebih dari 600.000 barrel per hari. Komitmen dari kedua negara itu dinilai hanya bersikap simbolis.
Rusia menyebutkan, hanya dapat memotong produksinya yang masih jauh dari harapan OPEC itu setelah menyebutkan telah melakukan pemangkasan produksi sejak November. Sementara itu, Azerbaijan menjelaskan, produksi minyaknya telah dikurangi hingga sepertiganya karena masalah produksi yang dialami sebelumnya tahun ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang