ABU DHABI, KAMIS - Maskapai Etihad Airways terpilih sebagai Airline of The Year pada ajang penghargaan Arabian Business Achievement. Ini merupakan pencapaian teraktual dari serangkaian penghargaan prestisius yang diraih maskapai nasional Uni Emirat Arab, dalam beberapa bulan terakhir.
Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi ini, menerima penghargaan di Hotel Atlantis, Dubai, yang diselenggarakan oleh ITP , penerbit majalah Arabian Business dan dihadiri oleh para pebisinis senior terkemuka.
"Di tengah persaingan yang sangat ketat ditambah kondisi ekonomi yang semakin berat, kami tetap memantapkan fokus kami pada customer, yang membuat kemenangan atas penghargaan yang prestisius i ni menjadi begitu menyenangkan," kata Chief Executive Etihad Airways, James Hogan, Kamis (18/12) di Abu Dhabi.
Penghargaan diberikan setelah melalui pemilihan oleh para juri yang dipilih khusus terdiri dari para pemuka bisnis di kawasan UEM dan para direktur ITP yang merupakan penerbit dari majalah Arabian Business.
Tahun ini, serangkaian penghargaan penting yang dimenangkan Etihad Airways pada tahun ini, termasuk Worlds L eading First Class Airline pada World Travel Awards; Airline of The Year pada British Travel Awards; Leading Airline, Leading First Class dan Leading Travel Website di ajang Middle East World Travel Awards; Best Cabin Staff and Best Economy Class pada Business Traveler (Middle East) awards; serta Best Website di ajang the Pan Arab Web awards.
Pada tahun ini, Etihad juga telah mencapai pertumbuhan yang signifikan pada jaringan terbang internasionalnya, jumlah armada pesawat, jumlah penumpang yang diangkut dan pengembangan produknya.
Etihad telah membuka enam rute terbaru sepanjang 2008, dimulai dari penerbangan ke Beijing, Calicut-sebuah kota di Kozikhode di India dan Chenai (Madras) juga ke ibu kota Belarusia, Minsk, ke Moskow dan Almaty yang merupakan pusat komersial di Kazakhstan.
Baru-bar u ini Etihad juga meningkatkan program penerbangannya ke Australia dengan meningkatkan jumlah penerbangan harian yang ada sekarang menjadi 11 kali per minggu dan menambahkan penerbangan harian ketiga ke London Heathrow yang merupakan bandara tersibuk di dunia.
Maskapai ini mengharapkan dapat mengangkut lebih dari enam juta penumpang hingga akhir tahun 2008 ini, dengan tingkat keterisian tempat duduk rata-rata mencapai 75 persen. Jumlah para penumpang bertumbuh dari 340 ribu di tahun 2004 menjadi 1 juta orang di 2005; 2,8 juta orang di 2006 dan mencapai 4,6 juta di tahun 2007. (*)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang