SURABAYA, KAMIS — Meski kehilangan tujuh pemain pilar, Ketua Harian Persebaya Cholid Goromah optimistis bisa masuk Liga Super di musim depan. Namun, para pemain lain yang terkena rasionalisasi menuntut Bejo Sugiantoro dkk dipertahankan.
Kamis (18/12), Persebaya akhirnya merasionalisasi tujuh pemain pilarnya karena berkontrak tinggi. Mereka adalah Kurnia Sandy, Bejo Sugiantoro, Putu Gede, Jordi Kartiko, Fachrudin, Rustanto Sri, Wahono, dan Purwanto.
Cholid juga menolak mengungkapkan alasan dipilihnya tujuh pemain tersebut untuk dilepas. "Itu masalah internal, tidak bisa saya ungkapkan," tambahnya.
Seusai mengumumkan pelepasan tujuh pemain itu, para pemain Persebaya yang tidak terkena rasionalisasi langsung mendatangi pengurus dan manajemen untuk menanyakan kebijakan tersebut. Dalam pertemuan tertutup itu, sebagian besar pemain kaget dan masih berharap ketujuh rekan mereka bisa dipertahankan.
"Kenapa mereka harus dilepas, padahal tim ini sudah bagus dan solid. Kalau bisa, mereka tetap dipertahankan," kata Javier Roca yang nada suaranya sempat didengar wartawan dari luar ruangan.
Cholid Goromah kembali menegaskan bahwa keputusan itu sudah final karena tawaran rasionalisasi tidak diterima pemain.
"Kalau harus mempertahankan seluruh pemain tanpa ada rasionalisasi, posisi Persebaya akan makin berat. Ini keputusan terbaik untuk menyelamatkan Persebaya," tegas Cholid di hadapan pemain. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang