BENGKULU, KAMIS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menganggarkan dana Rp500 juta untuk mendukung kinerja Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS.
"Pemprov mengusulkan anggaran Rp500 juta untuk penanggulangan penyakit itu. Kami menyetujui usulan tersebut karena memang sudah seharusnya ada alokakasi dana untuk kegiatan KPA," kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Heri Susanto, Rabu.
Dana tersebut, kata dia, khusus dikelola KPA Provinsi Bengkulu dan terpisah dari dana penaggulangan HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah M Yunus dan yang diplot di Dinkes dan di instansi lain.
Heri mengatakan, meski belum maksimal pihaknya berharap anggaran ini akan berperan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS yang kondisinya bagaikan fenomena gunung es sehingga perlu penanggulangan serius.
"Dana ini kami harapkan mampu mendukung KPA melakukan tugasnya karena peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Bengkulu cukup tinggi," katanya.
Sementara itu Sekretaris KPA Provinsi Bengkulu, Arna Maretta mengatakan anggaran tersebut masuk dalam anggaran Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Bengkulu.
"Kami tidak tahu apakah yang disebutkan dewan ini benar-benar untuk KPA tapi yang jelas kami tidak pernah dilibatkan untuk penyusunan anggarannya," katanya.
Padahal, kata Arna pihaknya sudah menyusun rencana sekitar Rp 600 juta untuk belanja pegawai dan uang lembur, belanja barang dan jasa, sewa gedung, logistik dan biaya perjalanan dinas.
"Dana ini untuk mendukung kegiatan sekretariat KPA dan ketatausahaannya, kalau untuk kalangan lembaga non pemerintah yang mengurusi masalah HIV/AIDS, silakan cari dana sendiri," katanya.
Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Ir Muhamad Nashsyah mengatakan pihaknya sudah menganggarkan dana untuk penanggulangan HIV/AIDS oleh KPA. "Anggarannya ada tapi saya lupa nominalnya, yang jelas untuk KPA ada anggarannya," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang