Tekan Penyebaran HIV/AIDS, Rp 500 Juta Dianggarkan

Kompas.com - 18/12/2008, 20:55 WIB

BENGKULU, KAMIS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menganggarkan dana Rp500 juta untuk mendukung kinerja Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS.

"Pemprov mengusulkan anggaran Rp500 juta untuk penanggulangan penyakit itu. Kami menyetujui usulan tersebut karena memang sudah seharusnya ada alokakasi dana untuk kegiatan KPA," kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu  Heri Susanto, Rabu.

Dana tersebut, kata dia,  khusus dikelola KPA Provinsi Bengkulu dan terpisah dari dana penaggulangan HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah M Yunus dan yang diplot di Dinkes dan di instansi lain.

Heri mengatakan, meski belum maksimal pihaknya berharap anggaran ini akan berperan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS yang kondisinya bagaikan fenomena gunung es sehingga perlu penanggulangan serius.

"Dana ini kami harapkan mampu mendukung KPA melakukan tugasnya karena peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Bengkulu cukup tinggi," katanya.

Sementara itu Sekretaris KPA Provinsi Bengkulu, Arna Maretta mengatakan anggaran tersebut masuk dalam anggaran Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Bengkulu.

"Kami tidak tahu apakah yang disebutkan dewan ini benar-benar untuk KPA tapi yang jelas kami tidak pernah dilibatkan untuk penyusunan anggarannya," katanya.

Padahal, kata Arna pihaknya sudah menyusun rencana sekitar Rp 600 juta untuk belanja pegawai dan uang lembur, belanja barang dan jasa, sewa gedung, logistik dan biaya perjalanan dinas.

"Dana ini untuk mendukung kegiatan sekretariat KPA dan ketatausahaannya, kalau untuk kalangan lembaga non pemerintah yang mengurusi masalah HIV/AIDS, silakan cari dana sendiri," katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Ir Muhamad Nashsyah mengatakan pihaknya sudah menganggarkan dana untuk penanggulangan HIV/AIDS oleh KPA. "Anggarannya ada tapi saya lupa nominalnya, yang jelas untuk KPA ada anggarannya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau