Mandiri Teken MoU dengan Semen Gresik

Kompas.com - 19/12/2008, 10:35 WIB

JAKARTA, JUMAT - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk. menandatangani nota kesepahaman pembentukan kredit sindikasi untuk rencana pembangunan dua pabrik baru dan dua pembangkit listrik serta restrukturisasi atau optimalisasi pabrik existing Semen Gresik.

Dalam nota kesepahaman ini, Semen Gresik menunjuk Bank Mandiri bertindak sebagai Joint Lead Arranger bersama Mandiri Sekuritas. Bank Mandiri juga akan bertindak sebagai Underwriter atas fasilitas kredit investasi Rupiah dengan limit maksimum sekitar Rp 6,3 triliun, serta akan menjadi Facility Agent, Security Agent dan Escrow Agent.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowadoyo dan Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Soetjipto, di Plasa Mandiri, Jumat (19/12).

"Kami secara niat akan mengundang bank-bank nasional untuk mendukung memberikan pinjaman kepada Semen Gresik," kata Agus, di Plasa Mandiri, Jakarta, Jumat (19/12).

Agus mengatakan Bank Mandiri segera menindaklanjuti nota kesepahaman ini dengan membentuk sindikasi kredit Rupiah sehingga Proyek Semen Gresik segera terlaksana guna memenuhi kebutuhan semen nasional dalam jangka panjang yang akan menunjang pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

"Pembentukan kredit sindikasi kredit investasi Rupiah kami harapkan dapat segera diwujudkan pada kuartal pertama 2009," ujarnya.

Sementara itu, Dwi mengatakan pembangunan pabrik tersebut sudah lama direncanakan meski saat ini terjadi krisis ekonomi, namun pihaknya tetap melaksanakan pembangunan tersebut karena utilisasi peralatan produksi sudah maksimal.

Selain itu, untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan semen domestik maupun regional setelah masa krisis berakhir. Pabrik baru tersebut akan dibangun sebanyak dua unit, yaitu di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan dengan kapasitas produksi masing-masing sebesar 2,5 juta ton pertahun.

Serta pembangunan dua unit pembangkit listrik di Sulawesi Selatan dengan kapasitas masing-masing 35 Megawatt. Diharapkan ekspansi Semen Gresik yang memiliki nilai investasi sebesar ekuivalen 1,3 miliar dollar AS ini dapat beroperasi pada tahun 2011 untuk pabrik di Sulawesi dan 2012 untuk pabrik di Jawa.

"Kami percaya Bank Mandiri sebagai bank terbesar mempunyai kapasitas pembiayaan yang besar, dan mampu memfasilitasi pembentukan sindikasi kredit investasi Rupiah bagi proyek Semen Gresik." tutur Dwi.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, dengan pembangunan pabrik baru dan pembangkit listrik, diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya kekurangan pasokan semen domestik dalam beberapa tahun kedepan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau