JAKARTA, JUMAT - Lembaga riset dan konsultan strategi politik, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), meraih tiga penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), Jumat (19/12) di Jakarta. Rekor tersebut diberikan atas tiga prestasi LSI, yaitu, sebagai lembaga yang mampu memenangkan pemilihan gubernur terbanyak, yaitu 14 gubernur dalam satu musim pilkada; lembaga yang mampu melakukan quick count atau perhitungan cepat terbanyak, 64 kali dengan hasil benar dalam satu musim pilkada; dan sebagai lembaga yang mampu memprediksi hasil pilkada melalui iklan dengan hasil benar terbanyak, 13 kali dalam satu musim pilkada.
Untuk Pilkada Kabupaten Bogor putaran kedua pada tanggal 30 November 2008, misalnya, LSI memprediksikan pasangan Rachmat-Karyawan memperoleh 63,55 persen, dan pasangan Fitri-Endang memperoleh 36,45 persen. Hasilnya, satu minggu kemudian, Komisi Pemilihan Umum Daerah Bogor mengeluarkan perhitungan resminya, yaitu 63,48 persen untuk pasangan Rachmat-Karyawan, dan 36,52 persen untuk pasangan Fitri-Endang. Dengan demikian, selisih antara penghitungan cepat LSI dan KPUD hanya berselisih 0,07 persen.
"Penghargaan ini merupakan bukti legitimasi ilmiah LSI dalam mengukur opini publik. Dengan adanya penghargaan ini, semoga semakin banyak peneliti yang terpicu untuk melakukan penghitungan suara yang tepat, walaupun metodologinya berbeda," ujar Direktur Eksekutif LSI Denny J.A. ketika menerima penghargaan tersebut dari Direkturr MURI Jaya Suprana.
Menanggapi sikap pesimisme dari berbagai pihak mengenai hasil-hasil penghitungan lembaga survei, Denny mengakui bahwa memang ada beberapa lembaga survei yang hanya bermunculan menjelang pemilu, dan penghitungannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Namun, ia mengatakan, masyarakat dapat membedakan lembaga survei profesional dan pesanan dengan melihat hasil penghitungan dan rekam jejaknya."Bandingkanlah hasil penghitungannya dengan hasil penghitungan resmi dari KPUD," ujarnya.
Jaya, ketika menyerahkan penghargaan itu, juga menepis pendangan beberapa pihak yang mengatakan bahwa meraih penghargaan MURI adalah sesuatu yang mudah. "Silakan Anda buktikan sendiri, pecahkan rekor MURI. Anda akan mengetahui susahnya meraih rekor MURI, apalagi jika terkait dengan statistik," tantangnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang