JAKARTA, SABTU - "Mas, aku mau satu yang bentuknya keris, terus coklatnya satu," celetuk Jo (8), salah seorang anak yang nampak antri membeli gulali, di Pesta Rakyat Ciliwung yang digelar di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
Di Pesta Rakyat ini, terdapat penjual gulali yang menjadi favorit anak-anak. Buktinya, nampak antrean anak-anak berderet mengelilingi penjual gulali tersebut. Sang penjual gulali, Indra (25) dengan telaten melayani anak-anak tersebut satu persatu.
Gulali Indra terbilang unik, bisa dibentuk dan rasanya manis. Bentuknya juga bermacam, seperti bentuk keris, bunga, kupu-kupu, atau kepala robot. Satu buah gulali hanya dijual dengan harga Rp 1.000. "Lumayan murah kan. Biasanya yang beli orang dewasa juga banyak," kata Indra, di Bukit Duri, Jakarta, Sabtu (20/12).
Ketika dagangannya dijajakan, gulali Indra masih berbentuk gula cair yang dipanaskan di atas kompor kecil. Ketika ada yang memesan, dengan lihai Indra lantas membentuk gulalinya sesuai pesanan. Dalam sehari, Indra mengaku sanggup menjual sekitar 300 buah gulali. "Kalau hari sepi bisa cuma 200, tapi dapat 300 juga sering," kata Indra, yang lebih dari 6 tahun berjualan gulali ini.
Di hari biasa, Indra berjualan gulali di sekolah-sekolah atau di mal, seperti di Mal Kelapa Gading atau di Mangga Dua. Indra menambahkan, dia sering mendapat pesanan untuk ulang tahun jika sedang berjualan di mal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang