Jadi Putri Duyung untuk Mencari Nafkah

Kompas.com - 21/12/2008, 15:31 WIB

PROFESI Hannah Fraser (33) mungkin menjadi impian bagi banyak anak-anak perempuan. Perempuan Australia ini menjelma sebagai putri duyung dengan kostumnya dalam peluncuran Laguna Putri Duyung di Sydney Aquarium, Sabtu (20/12).

Menjadi putri duyung telah menjadi ambisi Fraser sejak ia kecil. Fraser menggambar putri duyung pada saat ia berusia 3 tahun. Pada usia 9 tahun, Fraser pertama kali membuat ekor putri duyung dari plastik.

Fraser untuk kedua kalinya menciptakan ekor putri duyung diantaranya dengan menggunakan gantungan pakaian yang disisipkan ke dalam perlengkapan pakaian menyelam. Dan ekor yang saat ini digunakannya adalah ekor keempat yang telah melambungkan profesinya sebagai puteri duyung.

Fraser telah banyak diabadikan dalam film dan foto di dalam air lewat profesinya itu. Istri surfer Dave Rastovich ini telah sering berenang dengan ikan paus, ikan lumba-lumba hingga singa laut.

"Walaupun telah menjadi model selama lebih dari 10 tahun, keinginan terbesarku adalah mewujudkan mahluk mitos yang ada di dalam impianku ke dalam foto dan film," kata Hannah dalam websitenya.

"Saya ingin membangkitkan pengalaman pribadi orang lain terhadap permainan kreatif yang membaurkan fantasi dan kenyataan. Hannah Fraser dapat menahan napas hingga 2 menit di dalam air dan predikat penyelam scuba disandangnya saat ia mengenakan ekornya yang terkenal itu.

"Menjadi puteri duyung adalah ekspresi sukacita seumur hidupku,' ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau