Toyota Ajak Komunitas Klub Otomotif Nonton Bareng Bola

Kompas.com - 21/12/2008, 23:18 WIB

JAKARTA, MINGGU — Final sepak bola kejuaraan dunia antarklub antara Manchester United (Inggris) dan Liga de Quito (Ekuador) di International Stadium Yokohama, Jepang, Minggu (21/12) yang disponsori oleh Toyota, Jakarta, mendapat kehormatan sebagai public viewing event (PVE). Maksudnya, suasana nonton bareng disiarkan langsung oleh televisi ESPN atau Start Sport.

PT Toyota Astra Motor (TAM) tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mengumpulkan komunitas klub otomotif dari produknya di Hard Rock Cafe, EX Plaza Indonesia, Jakarta, Minggu. Tak pelak, ruangan pun dipenuhi pendukung 'Setan merah' yang merupakan anggota dari klub Xeniavanza Indonesia, Innova, dan Yaris.

"Untuk siaran langsung suasana penonton ini yang biayai Jepang (Toyota Motor Corp)," jelas Presiden Direktur PT TAM Johnny Darmawan. Terpilihnya Jakarta sebagai public viewing event, selain sepak bola memang sangat populer di Tanah Air, menurut Johnny, Toyota secara global telah melihat Indonesia sebagai pasar potensial.

"Sekarang ini, market Toyota di Indonesia cukup bagus dan masuk peringkat antara lima dan enam besar dunia. Pengakuan ini seharusnya dapat mempertebal motivasi kita untuk terus membangun iklim pasar yang semakin menjanjikan di mata internasional," bilang Johnny.

Meski termasuk penggemar bola, Johnny mengaku buta tentang lawan Manchester United. "Siapa pemain terkenalnya?" tanya Johnny kepada Kompas.com mengenai pemain de Quito. Yang jelas, lanjutnya pertandingan ini menyuguhkan permainan antara individu (de Quito) dan kerjasama tim (MU). Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh MU dengan skor 1-0.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau