TNMB Miliki 537 Jenis Tumbuhan Obat

Kompas.com - 22/12/2008, 17:46 WIB

JEMBER, SENIN — Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jawa Timur ternyata merupakan kawasan yang sangat kaya akan tanaman yang berkhasiat sebagai obat.  Kepala Balai TNMB Heri Subagiadi, Minggu (21/12), mengemukakan, sedikitnya ada 537 tumbuhan obat di kawasan TNMB. 

Dari ratusan jenis tumbuhan tersebut, sebanyak 237 jenis adalah 78 famili yang berada di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Kalibaru di Kabupaten Banyuwangi dan 300 jenis dari 77 famili berada di SPTN Wilayah I Sarongan di Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Heri, TNMB merupakan salah satu taman nasional yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, baik flora maupun fauna. Pihaknya juga sudah mencatat dan mendeskripsikan 537 tumbuhan obat yang ada di TNMB bersama dengan kegunaannya.

"Kami sudah buat buku deskripsi tumbuhan obat yang ada di TNMB," katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, uji fitokimia juga telah dilakukan pada beberapa jenis tumbuhan obat yaitu pada bagian tumbuhan meliputi akar, daun, dan kulit batang. Kandungan kimia yang diuji adalah alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid atau triterpenoid.

Heri menjelaskan, tumbuhan obat yang ada di kawasan TNMB adalah tumbuhan obat yang secara tradisi telah dimanfaatkan oleh penduduk sekitar kawasan TNMB di antaranya kemukus (Piper cubeba) untuk penyakit diare dan asma, susuh angin (Usnea misamiminensis) digunakan untuk obat batuk dan sariawan. Sedangkan bakung hutan (Crynum asiaticum L.), akarnya digunakan sebagai obat cacingan dan daunnya digunakan untuk obat rematik.

"Warga sekitar TNMB juga terbiasa menggunakan tumbuhan obat itu untuk menyembuhkan beberapa penyakit," katanya.

Seluruh tumbuhan obat di TNMB, kata Heri, hanya boleh dimanfaatkan oleh warga sekitar dan tidak diperjualbelikan di luar kawasan TNMB. "Jika ada warga yang menjual tumbuhan obat TNMB ke luar kawasan hutan, akan kami tangkap," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau