Fitch: Peringkat Nasional Bank Syariah Mandiri A Plus

Kompas.com - 23/12/2008, 10:57 WIB

JAKARTA, SELASA - Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menegaskan peringkat nasional PT Bank Syariah Mandiri (BSM) di ’A+(idn)’ dan peringkat obligasi syariah subordinasi I/2007 di ’A(idn)’, dengan prospek stabil.

Dalam pernyataan tertulisnya kepada pers, awal pekan ini, Fitch menjelaskan bahwa peringkat BSM dipengaruhi oleh ekspektasi dukungan dari perusahaan induk yaitu Bank Mandiri (Persero) Tbk (’BB’/’AA+(idn) yang tercermin dari kepemilikan saham secara menyeluruh dan dukungan secara teknis dan keuangan dalam pengembangan operasi perbankan BSM. 

Sementara itu peringkat obligasi syariah subordinasi mencerminkan pendapat Fitch tentang kemampuan BSM memenuhi komitmen finansial secara tepat waktu sesuai dengan yang tertulis dalam perjanjian obligasi. 

Dalam hal ini termasuk pembayaran terhadap pokok obligasi pada saat jatuh tempo dan bagi hasil per kuartal yang dihitung berdasarkan nisbah yang tetap terhadap pendapatan yang diperoleh dari sekelompok aset. Bagi hasil tersebut bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung dari kinerja aset yang menjadi referensi.

Fitch menilai Bank Mandiri terus memberikan dukungan teknis untuk pengembangan infrastruktur perbankan BSM dan telah berkomitmen untuk memberikan tambahan modal sebesar Rp 500 miliar dimana sejumlah Rp100 miliar telah direalisasikan pada bulan Juni 2008 dan sisanya akan diberikan dalam empat tahap senilai masing-masing Rp 100 miliar sampai bulan Juli 2010. 

Tambahan modal tersebut akan membantu BSM untuk menjaga rasio kecukupan modal (total CAR) di minimal 12 persen (akhir September 2008: 11,5 persen). 

Fitch juga mempertimbangkan secara positif adanya klausul cross default yang terdapat pada perjanjian pinjaman luar negeri Bank Mandiri untuk mendukung anak perusahaannya dan juga komitmen tertulis kepada bank sentral untuk mendukung BSM jika diperlukan.

Profitabilitas BSM naik di sembilan bulan pertama tahun 2008 (9M08) dengan keuntungan sebelum provisi meningkat menjadi 4,8 persen dari rata-rata aset dari 3,8 persen karena marjin pembiayaan bersih yang lebih baik dan beban operasi yang stabil. 

Beban pencadangan yang lebih besar menyebabkan BSM membukukan imbal bagi hasil sebelum pajak (pre-tax ROA) sebesar 2,0 persen di sembilan bulan pertama 2008, naik dari 1,5 persen di tahun 2007. Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah turun menjadi 5,0 persen dari total pembiayaan karena penghapusbukuan  pembiayaan bermasalah yang lebih banyak dan efek dari pertumbuhan pembiayaan yang signifikan yaitu 48 persen antara September 2008 - September 2007.

Kondisi operasi yang lebih berat di tahun 2009 mungkin akan menimbulkan tekanan terhadap kinerja BSM. Meskipun demikian, Fitch mengerti bahwa manajemen BSM telah mengambil beberapa tindakan yang perlu untuk meminimalisasi dampak negatif tersebut.

BSM didirikan tahun 1973 sebagai bank konvensional dan berubah menjadi bank syariah pada tahun 1999. BSM adalah anak perusahaan yang dimiliki secara penuh oleh Bank Mandiri.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau