Capex 2009 MDRN Hanya Rp 15 Miliar

Kompas.com - 23/12/2008, 11:47 WIB

JAKARTA, SELASA — Krisis membuat PT Modern Internasional Tbk (MDRN) menahan ekspansinya tahun depan. Pemilik gerai waralaba jasa cetak foto Fuji Film ini memutuskan untuk menyediakan capital expenditure (capex) atau modal usaha tahun 2009 maksimal hanya Rp 15 miliar.

Padahal, tahun sebelumnya, capex emiten berkode saham MDRN ini nilainya mencapai Rp 30 miliar. Direktur Keuangan MDRN Donny Sutanto mengatakan, pemangkasan ini dilakukan karena efek dari kondisi krisis finansial saat ini. "Kalau kondisinya seperti ini, sebaiknya kami lebih konservatif," jelasnya.

Menurut rencana, capex yang seluruhnya berasal dari dana internal tersebut akan digelontorkan ke anak usahanya, PT Modern Putra Indonesia. Dana itu ditujukan untuk penambahan 25 gerai baru serta peremajaan dan renovasi gerai lama. Perinciannya, Rp 10 miliar akan digunakan untuk penambahan 25 gerai baru dan Rp 5 miliar dipakai untuk renovasi berikut peremajaan gerai.

Sebagai informasi, sepanjang tahun ini, MDRN telah berhasil menambah gerai barunya sebanyak 15 unit. Namun, jumlah itu masih jauh dari target semula yang ditargetkan MDRN pada awal tahun sejumlah 50 gerai. "Tahun ini kami terpaksa menutup 15 gerai karena lokasinya tidak bagus," jelas Donny. Sekarang, total keseluruhan, MDRN memiliki sekitar 125 gerai.

Donny menambahkan, penjualan MDRN hingga akhir tahun 2008 diperkirakan menurun sebesar 30 persen-40 persen. Sementara itu, untuk laba bersihnya diprediksi akan terkikis 10 persen  bila dibandingkan tahun lalu. Selain akibat krisis finansial global, teknologi digital juga telah membuat penjualan produk kamera dan film negatif menurun drastis. "Kita tahu, masyarakat saat ini sudah jarang memakai film atau kamera tradisional. Semua beralih ke teknologi digital," tandasnya. Sebagai catatan saja, tahun lalu, MDRN mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun dan laba bersih hingga Rp 1,8 miliar.

Meski demikian, Donny yakin laba usaha MDRN akan meningkat lebih besar karena beberapa reorganisasi produk dan peningkatan layanan cetak dari divisi imaji. "Kami ingin memaksimalkan produk cetakan di tengah booming teknologi digital," kata Donny.

Oleh karena itu, Donny masih optimistis dengan kinerja MDRN tahun depan. "Kalau kondisi baik, kami prediksi pendapatan bisa naik 10 persen-15 persen dan laba bersih naik minimal 15 persen dari pencapaian tahun 2008," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau