JAKARTA, SELASA — Anggaran rasio belanja penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia yang tergolong masih rendah, pada 2009 dipastikan akan bertambah. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi (Dikti) Departemen Pendidikan, Nizam.
"Kemungkinan pada 2009 jumlah anggaran rasio belanja litbang akan ditambah, jumlahnya sekitar Rp 1 triliun bahkan bisa lebih," ujar Nizam, yang datang mewakili Direktur Jenderal Dikti, Dr Fasli Jalal yang berhalangan hadir seusai seminar indikator iptek di Gedung LIPI, Jakarta, Selasa (23/12).
Direncanakan dana tersebut akan dianggarkan untuk riset di sepuluh sektor bidang, di antaranya, pertanian dalam rangka program ketahanan pangan, teknologi, informasi dan telekomunikasi, pertahanan negara, lingkungan, ekonomi, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan sumber daya alam.
"Saya berharap dengan riset, semua dapat bersinergi dalam menyelesaikan sesuatu masalah. Dan kalau bisa menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia," lanjut Nizam.
Dana tersebut nantinya, lanjut Nizam, akan disalurkan kepada perguruan tinggi negeri, departemen-departemen peneliti di Indonesia, serta lintas departemen penelitian dan perguruan tinggi. "Untuk lintas departemen penelitian dengan perguruan tinggi negeri, dana akan dikelola oleh Dikti," kata Nizam. (C11-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang