Tahun 2009, Pertumbuhan Tiga Subsektor Industri Bakal Minus

Kompas.com - 23/12/2008, 20:44 WIB

JAKARTA,SELASA- Departemen Perindustrian secara kuantitatif memperkirakan tiga dari sembilan cabang sektor industri akan mengalami pertumbuhan minus di tahun 2009. Sejumlah kendala seperti krisis global hingga pengurangan produksi menjadi penyebab yang masih sulit dihindari.

Tiga cabang tersebut, yakni semen dan bahan galian non logam sebesar -1,0 persen; tekstil, barang kulit dan alas kaki sebesar -2,2 persen, serta barang kayu dan hasil olahan -0,2 persen.

"Dengan mempertimbangkan berbagai kendala, sasaran pertumbuhan industri 2009 diproyeksikan hanya berkisar 3,6 persen - 4,6 persen," kata Sekretaris Jenderal Departemen Perindustrian Agus Tjahajana, dalam acara pemaparan kinerja industri tahun 2008 di Departemen Perindustrian, Jakarta, Selasa (23/12).

Agus menerangkan, enam subsektor industri lainnya akan mengalami pertumbuhan disebabkan oleh daya tahan industri dalam mempertahankan pangsa pasar, khususnya di sektor domestik. Enam subsektor tersebut, yakni barang dan kertas cetakan (2 persen); pupuk, kimia, dan barang dari karet (1 persen); logam dasar, besi dan baja (1 persen).

Pertumbuhan terbesar disumbang melalui alat angkut, mesin dan peralatan (7,7 persen) dan subsektor makanan, minuman dan tembakau (3 persen). Sedangkan sub sektor industri lainnya mengalami pertumbuhan sebesar tiga persen.

Untuk mencapai target pertumbuhan, lanjut Agus, Deperin akan melakukan beberapa upaya yakni, mengembangkan teknologi, memperluas standarisasi, akredittasi dan pengendalian. Bersama Pemerintah daerah juga diupayakan membangun kawasan industri khusus.

"Terakhir mengembangkan kapasitas diklat serta peningkatan kapasitas aparatur perindustrian," ujar Agus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau