Mobil super

Audi R8 Masih Terus Dikembangkan

Kompas.com - 24/12/2008, 04:12 WIB

Ternyata Audi AG masih merasa belum puas dengan dua mesin yang dimilikinya, yakni mesin berkapasitas 4.2 Liter, 8 silinder dalam konfigurasi V (V8), yang dilengkapi injektor bahan bakar bertekanan tinggi (FSI), dan mesin diesel 6.0 Liter, V12, yang dilengkapi commonrail dan dua turbocharger (TDI). Pada tanggal 11 Desember 2008, Audi AG memberikan mesin bensin baru yang lebih besar, yakni mesin bensin berkapasitas 5.2 Liter, V10, FSI.

Padahal, kedua mesin itu sudah termasuk mesin unggulan. Mesin bensin 4.2 Liter, V8, FSI, menghasilkan tenaga maksimum 420 PK dan torsi maksimum 430 Nm, serta sanggup memacu Audi R8 dari 0-100 kilometer per jam dalam wak- tu 4,6 detik. Kecepatan maksimumnya 301 kilometer per jam.

Sementara mesin diesel 6.0 Liter, V12, TDI, menghasilkan tenaga maksimum 498 PK dan torsi maksimum 1.000 Nm serta sanggup memacu Audi R8 dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 4,2 detik. Kecepatan maksimum mendekati 300 kilometer per jam.

Adapun mesin baru, 5.2 Liter (5.204 cc), V10, FSI, itu sanggup menyemburkan tenaga maksimum 525 PK pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 530 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga dan torsi besar yang dicapai pada putaran mesin tinggi itu membuat Audi R8 sanggup mencapai kecepatan 100 kilometer per jam dari posisi berhenti dalam waktu 3,9 detik. Kecepatan maksimum 316 kilometer per jam.

Pada saat mesin dipacu cepat, suara raungan mesin 10 silinder itu mirip konser yang menggabungkan derum suara bas dan lengkingan nada suara yang sangat tinggi. Suaranya sangat menggiriskan. Putaran mesin baru menyentuh garis batas merah pada 8.700 rpm.

Bahan bakar yang diguna- kan Audi R8 5.2 V10 adalah Pertamax Plus mengingat rasio kompresi mesin tersebut 1 : 12,5. Konsumsi bahan bakarnya 1 liter berbanding 7,29 kilometer. Cukup irit untuk mesin 5.2 Liter. (JL)

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau