TKW Tewas Terjatuh dari Lantai 3

Kompas.com - 25/12/2008, 13:46 WIB

CILACAP, KAMIS — Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Cilacap, Mujiah (31), meninggal dunia setelah jatuh dari lantai 3 sebuah apartemen di Singapura pada Minggu (21/12).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis (25/12), jenazah korban akan tiba di rumah duka Desa Kedawung RT 03 RW 02 Kecamatan Kroya, Cilacap, Kamis petang.

Suami korban, Tusliman (38), mengatakan, kabar meninggalnya Mujiah diterimanya melalui perusahaan yang memberangkatkan istrinya ke Singapura, PT Mangun Jaya Perkasa Cilacap, pada hari Senin.

"Saya mendapat kabar dari perusahaan jika istri saya meninggal akibat jatuh dari lantai 3 apartemen tempat dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga," katanya.

Meski demikian, dia mengaku ada kejanggalan terhadap kematian istrinya karena sebelumnya Mujiah sempat beberapa kali mengabarkan kalau tidak betah bekerja di tempat tersebut.

Menurut dia, istrinya takut terhadap majikan yang menuduh mencuri dan mengancam akan menghukum mati Mujiah. "Saya terakhir kontak dengan dia pada Jumat (19/12)," katanya.

Terkait dengan kematian istrinya, Tusliman mengaku pasrah meski masih sangsi terhadap penyebab meninggalnya Mujiah. "Kami orang kecil sehingga tidak mampu melakukan upaya hukum terhadap kematian ibunya anak-anak. Kami berharap, apa yang menjadi hak istri saya dapat dipenuhi," kata bapak dua anak ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau