JAKARTA, SENIN — Sampai dengan pukul 11.15 sekitar 12 orang dari pengunjuk rasa mengecam serangan Israel di Jalur Gaza diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka disinyalir sebagai provokator dalam aksi unjuk rasa beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa di Bundaran HI, Senin (29/12).
Menurut salah satu koordinator mahasiswa Universitas Darma Tirtayasa (Untirta) Banten, Ferry Darmawan Putra, kesebelas orang dan dirinya ditangkap karena sebagai penanggung jawab dari masing-masing elemen massa yang berdemonstrasi.
Selain itu, Ferry mengatakan pihaknya akan terus berusaha melakukan negosiasi kepada pihak kepolisian untuk dapat menggelar aksinya di Bundaran HI. "Kami terus bernegosiasi dengan Direktur Intel Polda Metro Jaya untuk dapat melakukan aksi di Bundaran HI dan kami rencanakan aksi ini dapat berlangsung sampai dengan pukul 13.00," ujar Ferry.
Saat ini ke-12 orang yang ditahan di antaranya Ferry, Arsilan, Okta, Agung, Ahmad, Zainal, Gempar, Umar, Oji, Oking, Mulyana, dan Sayidan Muhamad. Mereka berasal dari beberapa kesatuan di antaranya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kesatuan Aksi Pelajar Mahasiswa Muslim Indonesia (KAPMMI) dan beberapa elemen BEM dari Universitas Indonesia, Untirta Banten, dan UIN Syarif Hidayatullah.
Ferry menuturkan untuk permintaan para demonstran dapat melakukan aksi di Bundaran HI serta kelanjutan aksi sampai pukul 13.00 masih dibahas Kepala Polres Jakpus dan Direktur Intel Polda Metro Jaya.
Saat ini massa masih dikonsentrasikan di depan Hotel Kempinski. Mereka masih meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk mengecam serangan udara Israel ke Jalur Gaza dan mendukung warga Palestina. Selain itu, ada juga demonstran yang membawa bendera Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang