Dipuji Bank Dunia, KPK Masih Merendah

Kompas.com - 29/12/2008, 14:40 WIB

JAKARTA, SENIN — Meski terbilang sukses menjerat sejumlah pejabat negara, anggota legislatif dan pengusaha yang melakukan tindak pidana korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi tetap merasa apa yang dilakukannya belum ada "apa-apanya". Padahal, menurut Bank Dunia, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, jauh lebih baik daripada Malaysia dan Thailand.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah mengatakan, KPK masih terus membenahi kinerjanya. Hal tersebut disampaikan Chandra dalam refleksi "Evaluasi Total Indonesia 2008" di Jakarta, Senin (29/12). "Secara internal, kita merasa apa yang dilakukan KPK belum ada apa-apanya," kata Chandra.

Ia mengatakan, upaya pemberantasan korupsi di lingkaran pemerintahan yang dilakukan oleh KPK harus didukung dengan upaya reformasi birokrasi yang dilakukan pemerintah. Ia melihat, beban APBN yang besar untuk birokrasi tidak diimbangi dengan hasil kerja yang sebanding terutama di bidang pelayanan publik. "Hasil kerja birokrasi di bidang pelayanan publik masih sangat minim. Kita masih melihat adanya pungutan liar untuk pengerjaan proyek, dan lain-lain," ujarnya.

Optimalisasi upaya reformasi birokrasi, menurut Chandra, harus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya, dengan membentuk sebuah badan khusus untuk mendukung reformasi birokrasi. Cetusan yang disampaikan Kejaksaan Agung akan membentuk badan tersebut pada tahun 2009, tambah Chandra, perlu ditunggu realisasinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau