Tak Ada Pesta Tahun Baru di Monas

Kompas.com - 29/12/2008, 17:37 WIB

JAKARTA, SENIN - Sejak Gubernur menghimbau agar kegiatan di Monas dibatasi, event di bangunan bersejarah itu pun berkurang drastis. Bahkan perayaan puncak tahun baru yang biasanya menjadi event langganan, tahun ini urung dilaksanakan. Perayaan tahun baru hanya dipusatkan di Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Ari Budiman mengatakan, himbauan untuk membatasi kegiatan di Monas dilakukan setelah terjadi perusakan taman usai perayaan tahun baru 2008. Waktu itu taman-taman di sekitar Monas rusak. "Pertimbangan lain juga soal keamanan dan ketertiban," katanya.

Menurut Ari, pada prinsipnya siapapun diperbolehkan menggunakan fasilitas Monas untuk berbagai kegiatan. Namun sejak himbuan itu dikeluarkan permohonan izin kegiatan menurun. Untuk perayaan tahun baru juga belum ada event organizer yang mengajukan izin.

Khusus untuk mengatur penyelenggaraan tahun baru, Pemerintah Provinsi DKI telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 94 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Acara Hiburan Menjelang dan Pada Saat Tahun Baru. Berdasarkan Pergub tersebut, harga maksimal tiket acara hiburan berkisar Rp 2 juta di restoran, bar, dan tempat pertemuan lainnya. Untuk event di hotel tarif maksimalnya Rp 15 juta.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pelayanan dan Pameran Monas, Yulianti Dwi Retnani mengatakan baru tahun ini Monas kosong agenda saat perayaan tahun baru. "Tahun-tahun sebelumnya selalu saja ada agenda di sini. Baru tahun ini yang kosong," katanya.

Meski sepi acara pihak pengelola tetap yakin kunjungan wisatawan ke Monas melonjak selama libur akhir tahun ini. Tahun lalu, jumlah pengunjung saat tahun baru mencapai 11.354 orang. Tahun ini jumlahnya ditarge tkan naik menjadi 12.000 orang dari rata-rata jumlah pengunjung harian 1.000-1.500 orang.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau